Thursday, June 22, 2017
Home > Around the world > Imigrasi AS Bakal Tanya Kata Kunci Medsos Pendatang Asing

Imigrasi AS Bakal Tanya Kata Kunci Medsos Pendatang Asing

Pendatang asing yang hendak masuk ke AS diminta mengungkapkan kata kunci, password media sosial miliknya kepada petugas sebagai bagian dari langkah pengamanan. NBC News mengabarkan Rabu (8/2/2017) hal itu diungkap Menteri keamanan dalam negeri John Kelly kepada Kongres. Menurut John Kelly, langkah itu dilakukan untuk memeriksa para pengungsi dan pemohon visa dari tujuh negara Muslim.

‘’Kita ingin tahu isi media sosial miliknya, termasuk password, apa yang mereka lakukan selama ini, apa yang mereka katakan tentang AS,’’ kata John Kelly di depan komisi keamanan dalam negeri Kongres. ‘’Jika mereka tidak mau bekerjasama, ya jangan masuk ke sini,’’ lanjut John Kelly.

 

Pernyataan Kelly itu dikeluarkan menyusul pembekuan perintah eksekutif Presiden Donald Trump oleh Hakim Federal Washington James Robart. Sampai hari ini, Pengadilan Tinggi AS masih membahas pembekuan pencekalan Trump itu dan upaya peninjauan kembali pembekuan itu oleh Departemen Kehakiman AS.

Menurut John Kelly, petugas imigrasi tidak bisa berbuat banyak terhadap pendatang asing, hanya dari dokumen yang disodorkan. Apalagi berurusan dengan warga sebuah negara seperti Suriah yang tidak memiliki infrastrustur dan rekaman data yang jelas.

 


Dengan menanyakan kata kunci media sosial, menurut John Kelly, kita dapat melacak latar belakang mereka. ‘’Bagaimana hidup mereka, siapa yang mengirimi uang ke mereka di sini,’’ ujar Kelly. Dengan kata lain, ‘’Kita dapat mengusut setiap individu yang mungkin terlibat organisasi teroris,’’ sambungnya.

Menurut MSNBC, langkah seperti yang diusulkan John Kelly sudah pernah diterapkan Departemen Keamanan Dalam Negeri di masa pemerintahan Presiden Barrack Obama. Tapi kebijaksanaan ini tidak pernah diberlakukan, menurut memo badan pemerintah yang diperoleh MSNBC pada tahun 2015 silam.