Saturday, January 20, 2018
Home > Around the world > Uskup Edward Dipecat Karena Curi Uang Jemaah

Uskup Edward Dipecat Karena Curi Uang Jemaah

Concord, New Hampshire – Paus Franciscus memberhentikan Uskup Edward Arsenault dari jabatanya, karena terbukti mencuri uang sebesar $ 300 ribu dari sebuah rumah sakit, seorang uskup dan properti seorang pastor. Associated Press mengabarkan Jumat (7/4/2017), Keuskupan Manchester, New Hampshire menjelaskan, Edward Arsenault telah diberhentikan dari tugasnya 28 Februari lalu dan ‘Tidak lagi berfungsi sebagai seorang pastor atau gembala Gereja,’’ bunyi pernyataan itu.

Sementara  itu, Edward Arsenault, yang pernah terlibat skandal pelecehan seksual, mengaku bersalah atas tiga dakwaan pencurian itu. Bekas uskup itu kini menjadi tahanan rumah, hingga kasusnya ditinjau kembali 19 Februari 2018.

Dalam surat dakwaan disebutkan, Arsenault menggunakan dana gereja untuk memesan makanan mahal dan mewah. Bahkan bepergian ke beberapa kawasan wisata, bersama pacar lelakinya. Arsenault juga ketahuan menulis cek atas nama seorang pastor yang telah meninggal, untuk dirinya dan saudaranya. Bekas uskup itu juga memasang tarif konsultasi $ 250 per jam.

Uskup Edward Arsenault (The Huffington Post)

Semua tindak kriminal itu dilakukannya, karena Arsenault memegang jabatan cukup penting di Keuskupan New Hampshire tahun 1999-2009. Arsenault merupakan tangan kanan Uskup John McCormack, yang menangani kasus pelecehan seksual para pastor di New Hampshire, dan kebijaksanaan perlindungan bocah ingusan di New Hampshire. Tahun 2009, Arsenault menjadi presiden dan CEO Saint Luke Institute di Maryland, sebelum akhirnya pensiun pada 2013 karena penyalah gunaan dana gereja.

‘’Pemberhentian seorang biarawan dari jabatan gereja, merupakan tindakan serius yang diambil Bapa Suci,’’ tutur Romo George de Laire, salah satu petinggi gereja yang menangani peraturan gereja. ‘’Keputusan itu bukanlah hal ringan yang dampaknya ditanggung para bekas pastor dan korban lainnya,’’ kata George de Laire.