Sunday, February 18, 2018
Home > Diaspora > Community > ICE bisa melacak imigran dari plat nomor kendaraan

ICE bisa melacak imigran dari plat nomor kendaraan

Petugas Keimigrasian dan Bea Cukai, ICE bakal mendapatkan akses informasi miliaran plat nomor kendaraan di seluruh AS. Newsweek mengabarkan Jumat (26/1/2018), hal itu dimungkinkan setelah ICE menanda tangani kontrak dengan Vigilant Solutions.

Perusahaan nasional yang memiliki data seluruh kendaraan AS yang jumlahnya miliaran buah. Perusahaan ini juga bekerjasama dengan sejumlah badan dan organisasi kendaraan umum, asosiasi penjual kendaraan dan pembuat izin mengemudi, sehingga Vigilant Solutions dapat menampilkan data 100 juta kendaraan bermotor dalam waktu sehari. Bahkan, tentu saja, mengenali guratan wajah pemilik kendaraan itu.

Lewat kerjama inilah, ICE diperkirakan akan menggunakan data itu untuk melacak imigran asing dan lokasi tempat tinggal mereka lewat plat nomor kendaraan. Maklum, data yang tersimpan selama lima tahun itu, berisi informasi lengkap tentang kendaraan itu dan pemiliknya sekaligus.

Penelusuran data imigran pernah pernah diuji coba ICE pada 2012 lewat metode lain. Namun Jeh Johnson, mantan Menteri Keamanan Dalam Negeri AS waktu itu, menghentikan uji coba itu karena tidak efisien dan memakan waktu lama. Akhirnya proyek itu dihentikan total pada 2015 silam. Lalu, seiring dengan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS, program penelusuran imigran asing dihidupkan kembali. Antara lain lewat kerjasama pengumpulan data dengan Vigilant Solutions.

Sejak Donald Trump dilantik menjadi presiden AS setahun lalu, jumlah imigran tanpa dokumen meningkat hingga 40 persen. Tahun lalu misalnya, ICE menangkap 143 ribu lebih pendatang tanpa dokumen, hingga bulan September 2017. Jumlah itu mengalami kenaikan 25% dibandingkan periode yang sama tahun 2016. ‘’Karena itu, kami akan lebih semangat tahun ini dan kalian akan melihat operasi penggrebegan lebih sering lagi,’’ kata Derek Benner, Acting Executive Associate Director ICE, bidang investigasi keamanan dalam negeri AS, kepada kantor berita Associated Press.

‘’Pemeriksaan tidak hanya terbatas pada perusahaan besar atau kecil atau industri tertentu saja. Kita terapkan di seluruh perusahaan yang ada di AS,’’ sambungnya.