Press "Enter" to skip to content

Wawancara James Comes soal Trump: Dari Tawaran Putin hingga Wartawan

Presiden AS Donald Trump pernah mengusulkan untuk menjebloskan wartawan ke penjara, bahkan pernah ditawari pelacur oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Global News mengabarkan Jumat (20/4/2018), hal itu terungkap dari catatan memo James Comey, mantan Direktur FBI selama beberapa pertemuannya dengan Presiden Trump. Memo sebanyak 15 halaman itu dicatat Comey karena menyadari bahwa suatu hari kelak, ia akan membutuhkannya. Catatan penting itu dikopi, dan selanjutnya disimpan untuk dirinya sendiri dan satu kopi lagi diserahkan kepada FBI.

Dalam pertemuannya bulan Februari 2017 misalnya, Presiden Trump menuturkan pada Comey bagaimana Presiden Putin menyatakan, ‘Kami punya pelacur-pelacur paling cantik di dunia. Dalam memo kedua, Comey menuliskan bahwa Presiden Trump menjaga jarak agar tidak terperangkap dalam tuduhan menyewa pelacur, saat ia masih menjadi penyelenggara Ratu Sejagad di Moscow.



Memo lainnya, Comey melukiskan dalam sebuah jamuan makan malam di Gedung Putih, Trump mengeluh soal kemampuan Michael Flynn sebagai penasehat nasional Gedung Putih. ‘’Ia berbicara sambil jarinya ditempelkan di kepalanya,’’ tulis Comey. Lalu Trump meminta Comey agar penyelidikan atas Michael Flynn – yang konon tahu banyak mengenai keterlibatan Rusia di Pilpres 2016 – segera dihentikan saja. ‘’Saya tidak berkomentar apapun dan tidak mengatakan FBI berminat untuk mengontak Michael Flynn,’’ tutur James Comey.

Memo Comey itu tersebar di tangan para wartawan. Dan Presiden Trump pun melakukan bantahan. Sejak Kamis malam, Trump menulis dalam cuitannya bahwa ‘’Memo itu menunjukkan tidak ada kolusi dengan Rusia,’’ tulisnya. Presiden Trump juga menuduh Comey membocorkan informasi rahasia, dan bertekad untuk memperkarakan di pengadilan.



Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.