Press "Enter" to skip to content

Media Korut: Pertemuan Kim & Trump Pertanda Perseteruan Berakhir

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memuji pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump sebagai pertanda berakhirnya perseteruan dengan AS. Hal itu ditulis oleh sejumlah media Korut yang menyebut pula pertemuan itu merupakan kemenangan diplomatik kedua negara.

Dalam laporan pertamanya, kantor berita resmi Korut KCNA menyebut nama Kim sebanyak 16 kali. Bahkan koran Partai Pekerja Korut ‘Rodung Sinmun’ memasang foto-foto Kim berjabat tangan dengan Presiden Trump dengan dibubuhi keterangan gambar ‘Pertemuan Abad Ini yang akan mengakhiri perseteruan antar kedua negara’.

KCNA menyebutkan pula bahwa kedua pemimpin negara berjanji akan saling mengunjungi negara masing-masing. ‘’Kim Jong un juga mengundang Trump untuk berkunjung ke Pyongyang dan Trump juga mengundang Kim Jong-un untuk berkunjung ke AS,’’ tulis kantor berita tersebut.



Meski begitu, Korea Selatan dan banyak negara Barat lain merasa terkejut dengan pernyataan Presiden Trump yang berniat mengakhiri latihan militer antara AS dan Korea Selatan. Padahal latihan militer itu tengah berlangsung. ‘’Kami tidak akan melanjutkan Latihan Peperangan, selama kita melakukan negosiasi dengan niat baik,’’ kata Trump kepada Saluran Televisi Fox News.

Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa Pemimpin Korut Kim Jong un langsung menyetujui permintaannya untuk mengembalikan jasad tahanan perang AS, dan mereka yang hilang selama Perang Korea 1950-1953. ‘’Begitu mendapat kesempatan, saya langung bertanya, bisakah anda lakukan itu? Dia bilang akan segera saya lakukan,’’ tutur Presiden Trump.



Mission News Theme by Compete Themes.