Thursday, October 19, 2017
Home > Politics > Women

Wawancara Pertama Kali dengan Robot Seks

Sebuah robot seks tampil pertama kalinya dalam acara bincang-bincang di sebuah stasiun televisi Inggris, ITV. Harian The Enquirer melaporkan Kamis (14/9/2017) robot perempuan bernama Samantha itu dibawa oleh penemunya, Arran Squire bersama Hannah Nguyen istrinya. Di acara itu, Samantha mengenakan gaun merah menyala dan tampil dengan wajah sendu dan agak pucat.

Read More

Kelompok Taliban Terbitkan Majalah Wanita

Kelompok militan Taliban di Pakistan menerbitkan majalah wanita pertama untuk meyakinkan kaum hawa agar bersedia bergabung dengan mereka dan menjalankan jihad.The Guardian mengabarkan, majalah perdana yang terbit Selasa (8/8/2017), menampilkan Sunnat-i-Khaula yang artinya, ‘’Jalan Khaula’’. Yakni kehidupan seorang seorang pejuang perempuan di abad ke-7 disertai foto seorang perempuan berkerudung hitam

Read More

Inilah ‘Warisan’ karya Afi Nihayah Faradisa yang menghebohkan linimasa

Siapakah Asa Firda Inayah, putri Gambiran, Banyuwangi Jawa Timur yang karyanya menghebohkan linimasa dan sempat macet beberapa hari karena terlalu banyak diklik pengunjung Facebooknya? ''Saya hanyalah perempuan biasa yang lahir di Banyuwangi pada tanggal 23 Juli 1998. Afi Nihaya Faradisa adalah nama anagram atau nama pena dari Asa Firda Inayah,'' tuturnya

Read More

Aktivis Perempuan diadili usai bikin ribut di Parlemen AS

Kasus penghinaan yang dilakukan Desiree Fairooz, aktivis perempuan AS di Gedung Parlemen AS Januari lalu, mulai digelar di Pengadilan Tinggi Washington DC, pekan ini. VOX.com mengabarkan Selasa (2/5/2017), bila terbukti melakukan penghinaan, Fairooz diancam denda $ 500 atau sekitar Rp 6,5 juta dan hukuman penjara enam bulan. Selain itu, Desiree Fairooz

Read More

Aksi protes kaum hawa digelar di Washington DC, Sabtu 21 Januari 2017

Sekitar 200 ribu kaum ibu dan perempuan AS bertekad menggelar aksi demonstrasi menentang pelantikan Donald Trump menjadi Presiden AS ke-45, Sabtu (21/1/2017). Majalah Time mengabarkan, kaum hawa merasa perlu melakukan aksi itu, karena Donald Trump dianggap melecehkan kaum hawa dengan ucapannya yang seronok selama kampanye. Termasuk di antaranya melecehkan Megyn Kelly,

Read More