Saat aksi Koalisi Pejalan Kaki di kawasan Jalan kebon sirih, Jakarta, dua pengendara sepeda motor marah dan emosional, saat diminta untuk berkendara ke jalan yang benar. Dengan nada ancaman dan di luar batas, mereka berdebat adu argumen. ‘’Namanya berkendara di jalan raya, kemacetan adalah resiko yang harus dinikmat. Kalau tidak mau macet ya jalan kaki,’’ tutur anggota Koalisi Pejalan Kaki.
Pejalan kaki tak bisa menikmati fasilitas trotoar di kawasan Ring Satu. Penegakan hukum masih mandul, hanya sejumlah ancaman yang dialami para pejalann kaki, terutama penyandang disabilitas. Kapan penegakan hukum hadir untuk membenahi hal seperti ini?
Ditunggu aksi penegakan hukum di negeri ini untuk pelanggaran sejenis ini.
Pejalan kaki hanya ingin berjalan kaki dengan aman. Alasan mencari nafkah yang diajukan pengedara sepeda motor, tak dapat diterima dengan akal sehat, mengingat nafkah bisa dicari menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya. Bukan di trotoar.
Salam
Koalisi Pejalan Kaki | @trotoarian
Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…
Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…
Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…
Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…
Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…