Menumpang kereta bawah tanah tanpa celana digelar lagi di sejumlah kota di AS dan Eropa, Sabtu 13 Januari 2019. Para partisipan ramai-ramai melepas celana panjangnya, hanya mengenakan celana dalam, sambil kongkow atau melakukan kegiatan apa saja. ”Untuk memberikan kesempatan bagi paha dan kaki kita menghirup oksigen di atas fasilitas umum,” tulis laman mandatory.com
Setiap tahun, para partisipan menggelar acara yang lazim disebut ”No-Pants Subway Ride” itu. Kota-kota besar seperti New York, Los Angeles, Berlin, Prague dan San Francisco serta kota lainnya menjadi ajang acara lepas celana yang mulai diadakan tahun 2002. ”Kalau dulu hanya tujuh orang yang ikut, maka kini diperkirakan 2 ribu orang akan terlibat di acara tersebut,” tutur seorang panitia penyelenggara.
Tujuan mereka sederhana: Membuat warga lain tertawa melihat tingkah mereka yang konyol. Lebih-lebih di saat suhu udara mencapai angka di bawah nol. ”Kami selalu mencari alasan untuk tidak memakai celana. Dan acara ini mampu menyalurkan niat kami,” tulis mandatory.com. ”Jika ada yang berminat, silakan mendaftarkan diri atau bergabung saja di atas kereta bawah tanah, dengan cara mencopot celana,” sambungnya.
Ada satu pesan yang perlu diperhatikan: Jangan sekali-kali mencubit atau menyentuh partisipan. Sebab, resikonya fatal. Pengganggu akan ditangkap dan dijebloskan ke penjara beberapa bulan! (DP).
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…
Bagi ratusan ribu imigran muda yang dikenal sebagai Dreamers, Amerika selama bertahun-tahun terasa seperti rumah,…
Washington D.C. - On Monday, May 4th at the National Press Club, journalists, reporters, and…
On Friday, May 8th, at Xfinity Live! Casino & Hotel, business leaders, community members, and…
On Wednesday, May 6th, at Ballers Philadelphia, a social sports club in Fishtown, tech entrepreneurs…
Ketika banyak kota tuan rumah FIFA World Cup 2026 mulai menaikkan tarif transportasi umum demi…