Mexico Lelang 85 Sedan Mahal Milik Pedagang Narkoba dan Kendaraan Dinas

Pemerintah Mexico melelang lebih dari 80 sedan mahal hasil sitaan dari kelompok pedagang obat bius dan pengemplang pajak.

Acara lelang yang digelar hari Minggu pekan lalu, dihadiri sekitar 800 undangan khusus, yang digelar di luar Los Pinos. Sebuah mansion di luar taman Chapultepec Park di Mexico City yang kini diubah menjadi pusat kebudayaan Mexico oleh Preiden Andres Manuel Lopez Obrador.

 

Acara lelang dijaga ketat oleh petugas bersenjata dan digelar oleh sebuah lembaga baru bernama Institute to Return the Stolen to the People. Badan ini merupakan cabang dari Departemen Keuangan, yang bertugas melelang barang-barang sitaan. ”Dari penjualan 82 sedan itu diharapkan terkumpul dana sebanyak $ 1,5 juta (sekitar Rp 21 miliar),” tutur Ricardo Rodriguez Vargas, kepala lembaga baru tersebut.

Menurut Ricardo, hasil dana penjualan itu akan dikirimkan ke dua kawasan miskin di selatan Negara Bagian Oaxaco. Dana itu untuk membangun jalan umum, bangunan sekolah dan fasilitas serta infrastruktur lainnya.

Di antara mobil sedan yang dijual di antaranya jenis Suburban atau truk, sedan Volkswagen jenis Beetles, juga Audi dan BMW jenis hatchback yang dilengkapi dengan tempat duduk kulit. Ada pula mobil sport merk Chevrolet Camaro, Corvette dan Muscle. Selain itu, Pemerintah Mexico juga menjual sejumlah kendaraan dinas milik Pemerintahan Presiden Lopez Obrador

Transaksi termahal terjadi atas sebuah sedan Shelby pickup warna cabe merah. Mobil jenis truk ini memiliki plat nomor dari Negara Bagian Sinaloa, salah satu kawasan yang dihuni kelompok kartel obat bius terkejam di Mexico. Harga truk cabe merah berukuran raksasa yang dilengkapi jok kulit dan spion besar itu terjual dengan harga $ 99,685 atau sekitar Rp 14 miliar.

 

”Saya menangis karena bangga dan senang pada Presiden Lopez Obrador,” tutur Rodriguez Correa. ”Dia adalah pemimpin yang penuh dedikasi pada rakyatnya,” ujar petani ini harus menempuh jarak dua jam untuk menghadiri acara lelang itu.

Maklum, sejak menjabat sebagai Presiden Mexico, Lopez Obrador melakukan sejumlah gebrakan. Di antaranya, memangkas gaji pegawai negeri. Bahkan hendak menjual pesawat kepresidenan, dan menggunakan pesawat umum. Lopez juga hanya mengenakan jam tangan Timex, bukan Rolex seperti presiden Mexico pendahulunya. (DP).

.

Recent Posts

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

1 day ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

5 days ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

6 days ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

1 week ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

2 weeks ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

4 weeks ago