Kota Los Angeles yang dikenal sebagai pusat industri film dan televisi AS itu, kini dinobatkan sebagai Kota Dunia Ketiga. Maklum, kota yang dikenal dengan ikon Hollywood dan pusat perfilman AS itu tak mampu mengurus 36 ribu tuna wisma yang berkeliaran di sejumlah kawasan.
Penduduk kota Los Angeles yang berjumlah hampir 4 juta jiwa itu, frustrasi terhadap Walikota Eric Garcetti yang tak bertindak apa-apa. Kepemimpinan Garcetti yang terpilih kembali tahun 2017 silam, dikecam karena tak mampu memimpin kota paling padat di antara kota-kota AS. ”Dia tidak becus menangani krisis gelandangan yang semakin tak terbendung lagi,” tutur Alexandra Datig, komentator politik yang melancarkan protes keras.
Pembangunan 15 tempat penampungan tunawisma yang dirancang setahun lalu berjalan lambat. Sementara pembangunan 10 ribu unit rumah bagi gelandangan, bernilai $ 1,2 miliar yang disetujui 2016, tak kunjung dibangun. Akibatnya 36 ribu gelandangan berkeliaran di pinggir jalan dan di bawah jembatan, sehingga banyak kawasan kota yang jorok akibat sampah dan kotoran manusia di mana-mana.
Untuk menggusur Eric Garcetti dari kursi walikota, dibutuhkan 300 ribu tanda tangan yang kini tengah dikumpulkan Alxandra Datig. Petisi menuntut agar Garcetti mundur telah dikumandangkan awal bulan Juni kemarin. Rabu lalu, Datig bersama David Vernandez dan Benito Bernal, dua aktivis lainnya mencoba menjaring tanda tangan di luar Kantor Walikota Los Angeles.
Menghadapi tuntutan itu, Eric Garcetti tak mau kalah. ”Itu cuma reka-rekaan politikus murahan,” katanya. ”Semua tahu siapa yang hanya main politik dan yang kerja betulan. Saya bekerja keras,” kata walikota berusia 48 tahun dari Partai Demokrat itu. (DP).
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…