Mari Berbisnis Bersama Asian America Chambers of Commerce Greater Philadelphia

Panel diskusi para pengusaha imigran Asia di Philadelphia, Selasa 21 September lalu cukup seru. Tiga pengusaha asal Myanmar, Vietnam dan Korea Selatan mengungkapkan kisah keberhasilan mereka berbisnis di Philadelphia. Mereka memulai bisnis dari nol dengan modal mulai kurang dari Seribu dolar, hingga kini mencapai ratusan ribu dolar.  

 ‘’Saya mulai dari tabungan pribadi dan bantuan dari teman dan famili,’’ tutur Pheng Seng, pengusaha screen printing (sablon) yang kini memiliki pelanggan dari berbagai tim olahraga dan toko di Philadelphia.

 Begitu juga yang dialami Zaizo Lian. Pemasok makanan Sushi asal Myanmar ini mengawali karirnya dengan berjualan di antara rumah tetangganya sesama Myanmar di Philadelphia. Zaizo yang belajar membuat Sushi secara otodidak itu memulai dengan menggelar dagangannya di food truck (truk makanan). Ia lalu berhasil mendapatkan sertifikasi dari pemerintah setempat, dan kini menjadi pemasok utama Sushi di tiga lokasi Pasar Swalayan Giant di kawasan Philadelphia.

‘’Banyak karyawan saya berasal dari Indonesia,’’ kata Zaizo yang ting gal di S. 8th Street itu. ‘’Saya ingin mereka juga maju seperti saya,’’ sambung wanita bertubuh subur yang bercita-cita memiliki produk Sushi dengan namanya sendiri.  

Keberhasilan mereka, tak terlepas dari bimbingan Asian America Chambers of Commerce Greater Philadelphia. Kamar Dagang Asia Amerika di Philadelphia ini membantu mereka memperkenalkan ke perusahaan-perusahaan besar, mendapatkan modal pinjaman atau sumbangan dana dari sejumlah bank dan organisasi non-profit lainnya.   

Somaly Osteen, Program Director Asian America Chambers of Commerce Greater Philadelphia (DP)

‘’Sejak berdiri 10 tahun silam, kami telah membantu puluhan pengusaha imigran Asia’’ tutur Somaly Osteen, Program Director Asian America Chambers of Commerce Greater Philadelphia. Sejumlah perwakilan bank dan organisasi keuangan hadir di acara itu, termasuk Ricky Li, yang menyediakan ruangan kantor miliknya di kawasan Washington Ave, untuk dijadikan ruang kantor bagi para pengusaha imigran Asia. ‘’Silakan digunakan secara gratis,’’ kata Ricky Li.  

Apakah para pengusaha Indonesia bersedia bergabung bersama Asian America Chambers of Commerce Greater Philadelphia? Ditunggu, kehadirannya di kantor pusat Asian America Chambers of Commerce Greater Philadelphia di dalam pertokoan Supermarket Asia Oregon Avenue, Philadelphia. (DP) 

.

View Comments

  • Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

Recent Posts

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

2 days ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

3 days ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

5 days ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

1 week ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

3 weeks ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

4 weeks ago