Washington DC – Mayoritas kaum muda millennial berusia belasan tahun menolak kapitalisme. The Washington Post mengabarkan Selasa (26/4/2016) hal itu terungkap dalam jajak pendapat yang digelar Harvard University. 51% dari responden berusia 18 dan 29 tahun tidak mendukung kapitalisme.
Hanya 42% dari kalangan muda millenial itu yang mendukung paham kapitalisme yang disanjung warga Amerika Serikat. Tidak jelas, apakah mereka memiliki pilihan lain. Hanya 33% menyatakan diri mendukung sosialisme. Menurut penyelenggara poll pendapat itu, kapitalisme bisa berbeda arti bagi banyak kalangan. ”Kata kapitalisme tidak berarti sama dengan yang biasa dipahami selama ini,” kata Zach Lustbader, salah satu mahasiswa senior di Harvard yang terlibat dalam poll pendapat tersebut.
Jajak pendapat sejenis pernah digelar tahun 2011. Pew Research Center menemukan bukti, responden berusia 18 hingga 29 tahun frustrasi dengan sistem pasar bebas. Dalam survei itu, 46% menilai kapitalisme sebagai hal positif, dan 47% responden menilai negatif.
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…
Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…
Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…
Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…
Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…