Categories: Uncategorized

Facebook berangus akun milik empat wartawan dan editor Palestina

Wartawan dan editor Palestina mengungkapkan Facebook menutup akun mereka setelah terjadi kesepakatan antara medsos itu dengan Israel.

The Independent melaporkan Selasa (27/9/2016), mereka antara lain empat editor Shehab News Agency yang memiliki 6,3 juta pengikut. Dan tiga wartawan Quds Network yang punya 5,1 juta orang. Pembekuan yang dilakukan pekan lalu, menyebabkan wartawan kedua kantor berita itu tidak dapat mengunggah berita-berita terakhirnya.

Nisreen al-Khatib, penerjemah sekaligus wartawan Quds menuturkan, pembekuan akun Facebook itu dilakukan untuk menutup berita kekerasan yang dilakukan tentara Yahudi di wilayah pemukiman Arab di Jalur Gaza dan Quds.

Israel tengah menyusun RUU yang meminta agar Facebook melakukan sensor. Termasuk menghapus berita yang mendorong aksi kekerasan Palestina terhadap warga sipil Israel. Menteri dalam negeri Israel Gilad Erdan menyatakan pertemuan itu berjalan sukses. ‘’Facebook setuju membentuk tim yang memonitor dan menghapus berita yang memanaskan situasi,’’ kata Gilad.

Tidak ada penjelasan resmi dari Facebook. Sedikitnya 150 warga Palestina ditangkap beberapa bulan belakangan ‘’Karena menghasut di media sosial,’’ bunyi pernyataan Pusat Informasi Palestina. Bahkan, ‘’Penduduk sipil, aktivis dan wartawan ikut dijadikan target apabila mengkritik Israel,’’ lanjut Pusat Informasi Palestina. ‘’Belum ada preseden buruk sehingga Israel terpaksa mendakwa seseorang karena mengunggah berita di Facebook,’’ tulis pusat informasi itu.

IL

Recent Posts

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 weeks ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

3 weeks ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

3 weeks ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

4 weeks ago

Dari Nol di Negeri Orang: Pelajaran Hidup dari Berbagai Pekerjaan di Amerika

Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…

1 month ago