Categories: Uncategorized

Pramuwisma Filipina dilarang bersihkan kaca jendela di Hong Kong karena berbahaya

Konsulat Jenderal Filipina di Hong Kong mengeluarkan larangan bagi pramuwisma Filipina agar tidak membersihkan kaca jendela apartemen majikannya. Harian South China Morning Post mengabarkan Rabu (12/10/2016), mulai 15 Oktober 2015, setiap pramuwisma diminta menandatangani kontrak yang menekankan bahwa mereka tidak membersihkan kaca jendela apartemen gedung jangkung.

Larangan itu diterapkan setelah terjadi banyak kasus pramuwisma jatuh saat membersihkan jendela majikannya di gedung tinggi. Agustus silam, seorang pekerja Filipina juga mengalami nasib sama. Dan dalam setahun, sedikitnya lima pramuwisma Filipina tewas dalam setahun karena membersihkan jendela apartemen atau bunuh diri.

September lalu, ribuan pekerja rumah tangga dari berbagai negara turun ke jalan, menuntut diberlakukannya larangan membersihkan jendela. Tercatat 345 ribu pramuwisma bekerja di Hong Kong, dan mayoritas mereka datang dari Filipina dan Indonesia. Peraturan yang sama telah diterapkan Singapura pada 2012 lalu.

Jurubicara kementerian perburuhan Hong Kong menyatakan, pihaknya akan mendidik dan menjelaskan tentang keselamatan bekerja di gedung tinggi. ‘’Kami akan berikan pendidikan bagi para majikan maupun pekerjanya,’’ kata jurubicara tersebut. ‘’Para majikan harus bertanggung jawab terhadap keamanan apartemen dan keselamatan pekerjanya,’’ sambung pernyataan tersebut.

Sementara itu, Iroh Baroroh, konsul bidang ketenaga kerjaan dan perburuhan Konsulat Jenderal RI di Hong Kong akan menerapkan larangan yang sama. ‘’Membersihkan jendela apartemen bukan pekerjaan para pramuwisma, tapi harus ditangani tenaga profesional,’’ kata Iroh. ‘’Kami akan mengirim rekomendasi ke para agen tenaga kerja dan majikan, termasuk klausul kontrak yang menyebutkan para pramuwisma tidak boleh membersihkan jendela,’’ tutur Iroh Baroroh. DP

 

IL

Recent Posts

Nonton World Cup di Philly? Pulangnya Gratis Naik SEPTA

Ketika banyak kota tuan rumah FIFA World Cup 2026 mulai menaikkan tarif transportasi umum demi…

2 days ago

Mengenang James F. Sundah, Sang Penulis “Lilin-Lilin Kecil” yang Menyalakan Harapan Generasi

Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok pentingnya. Kabar wafatnya James F. Sundah pada…

6 days ago

Keluarga Imigran di Tengah Pemotongan SNAP

Bagi banyak keluarga imigran dan pekerja berpenghasilan rendah di Amerika Serikat, kartu SNAP bukan sekadar…

6 days ago

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

1 week ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

2 weeks ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

2 weeks ago