Categories: DiasporaEntertainment

Flash Mob Ahok-Djarot dari Philadelphia tampil keren

Puluhan pendukung pasangan Ahok-Djarot dari Philadelphia, menggelar Flash mob Ahok-Djarot di pelataran Museum of Art, Philadelphia, Minggu 5 Februari 2017.

Di bawah panduan Sinta Penyami, pendiri grup tari Modero Group, para pendukung Ahok berjoget dan menari diiringi lagu ‘’Hip Hip Hura’’ yang diubah syairnya mendukung pasangan nomor dua tersebut. Sebagian besar dari mereka mengenakan baju kotak-kotak merah hitam yang dibeli seharga  $20.00 dari seorang warga Indonesia di kawasan South Philadelphia. Flash Mob yang diprakarsai FX Roedy Wibisono, dari kelompok ”Relawan Badja” singkatan dari Basuki-Djarot itu, tampak bersemangat walaupun di bawah suhu dingin seputar 6 derajat Celcius hari Minggu itu.

 

Pendukung Ahok-Djarot di Philadelphia (Mingguan SIP Bulletin)

Acara Flash Mob Ahok-Djarot tersebut dibanjiri peminat karena sebelumnya mereka diundang lewat selebaran. Poster undangan acara itu dipasang di sejumlah toko dan restoran Indonesia di South Philadelphia, pusat komunitas warga Indonesia di Philadelphia.

Penampilan pendukung pasangan Ahok-Djarot dari Philadelphia, cukup memukau dan keren. Apalagi diramaikan oleh kelompok Moge (motor gede) warga Indonesia di Philadelphia. Penampilan mereka mampu menyaingi Flash Mob dari mancanegara seperti Sydney dan Perth, Australia, Luxembourg, Belanda, Edmundo, Canada bahkan dari New York dan tentu saja tanah air Indonesia.

 

Mudah-mudahan dengan Flash Mob Ahok-Djarot yang menghebohkan ini, berhasil mengusung pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menjadi pemenang Pilkada DKI Jakarta yang tinggal 10 hari lagi. Hasil poll pendapat yang digelar Populi Center sejak 28 Januari silam, Pasangan Ahok-Djarot unggul dibanding pasangan nomor 1: Agus Yudhoyono dan Silviana dan pasangan nomor 3: Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. (DP)

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

3 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago