Hampir 200 ribu orang yang tinggal di Utara California diperintahkan mengungsi untuk menghindari air bah akibat retaknya Bendungan Oroville.
Kantor berita AFP mengabarkan Selasa (14/2/2017), perintah itu tetap diterapkan walaupun debit air di Bendungan Oroville mulai menurun. Hujan deras selama beberapa pekan lalu, mengakibatkan debit air meningkat melebihi kapasitas bendungan yang setinggi 235 meter.
Pihak otoritas setempat telah melepaskan 100 ribu kubik air per detik untuk mengurangi debit air, Ahad kemarin. Harian Sacramento Bee mengabarkan, sejumlah kelompok advokasi pernah memperingatkan pemerintah setempat bahwa Bendungan Oroville yang digunakan sejak 1968, mengalami keretakan dan membahayakan penduduk.
Sejumlah helikopter menjatuhkan sejumlah batu di kawasan yang tererosi, menjelang hujan deras yang diperkirakan turun pada Rabu dan Kamis mendatang. Sementara itu Garda Nasional California meminta 24 3 ribu anggotanya untuk mempersiapkan diri diterjunkan ke wilayah bencana. Sekitar 188 ribu penduduk diperintahkan untuk mengungsi Ahad kemarin. Air bah akan turun melewati Sungai Feather yang melewati Kota Oroville, kota berpenduduk 25 ribu jiwa.
oleh: Nuria Soeharto Setelah tayang perdananya di Forum Papua Barat, di Auckland, Selandia Baru, pada…
Bagi ratusan ribu imigran muda yang dikenal sebagai Dreamers, Amerika selama bertahun-tahun terasa seperti rumah,…
Washington D.C. - On Monday, May 4th at the National Press Club, journalists, reporters, and…
On Friday, May 8th, at Xfinity Live! Casino & Hotel, business leaders, community members, and…
On Wednesday, May 6th, at Ballers Philadelphia, a social sports club in Fishtown, tech entrepreneurs…
Ketika banyak kota tuan rumah FIFA World Cup 2026 mulai menaikkan tarif transportasi umum demi…