Categories: DiasporaPolitics

Protes ‘Not My President’ marak di sejumlah kota AS

Puluhan ribu massa melakukan aksi demonstrasi anti-Donald Trump di sejumlah kota AS, seperti Los Angeles, Chicago, Los Angeles, Atlanta, Philadelphia dan New York serta Washington DC.

NBC News mengabarkan, aksi tersebut digelar bertepatan dengan ‘Hari Presiden AS’, Senin (20/2/2017). Tapi, sebaliknya, mereka menamakan aksi itu dengan  ‘Aksi Bukan Presiden Saya’. Di kota New York, ribuan demonstran berdemo di depan Trum International Hotel, Manhattan hingga ke ujung Central Park sambil menyanyikan ‘We Shall Overcome’’.

 

Banyak demonstran membawa poster bertuliskan ‘’Bukan Presiden Saya’’ atau ‘Lawan’ dan meneriakkan ‘No Ban’ menentang perintah eksekutif Trump yang melarang kedatangan warga Muslim dari 7 negara. Juga  ‘No Wall’ rencana pembangunan tembok pembatas Mexico dan AS. ‘’Saya prihatin, negara kita dibawa ke mana,’’ tutur Sayief Leshaw, perempuan 22 tahun yang datang bersama pacarnya.

Sementara itu, adu mulut terjadi antara pendukung Trump dan kelompok anti-Trump di taman Columbus Circle, Washington DC. Ada pula yang membawa poster ‘’Selamat Hari Presiden bagi Presiden Rusia Vladimir Putin’’ dan ‘My President? Nyet’ (bahasa Rusia bukan presiden saya). Mereka menggambarkan kedekatan Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

 

Pemandangan yang sama juga terjadi di Los Angeles City Hall, yang dihadiri oleh ratusan pengunjuk rasa menentang Trump, sambil meneriakkan ‘Lawan! Lawan! Lawan’’. Bahkan demonstrasi anti-Trump juga digelar di halaman Palace of Westminster, London, parlemen Inggris. Sebanyak 1,85 juta warga Inggris menanda tangani petisi menuntut agar undangan kunjungan Trump yang disampaikan PM Inggris Theresa May segera dibatalkan. ‘’Kita bisa menyaksikan betapa kelirunya warga AS memilih Trump. Sama halnya kekeliruan Inggris keluar dari Uni Eropa, Brexit!’’ tutur salah seorang anggota parlemen dalam debat yang berlangsung sore waktu setempat.

.

Recent Posts

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 days ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

2 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

3 weeks ago

Global Citizenship Indonesia (GCI) Sepi Peminat

Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…

1 month ago

ICE dan Kewenangannya: Bisa Tahan Warga AS?

Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…

1 month ago