Kunjungan Pangeran Mohammed bin Salman ke Washington pekan ini

Presiden Donald Trump akan menerima kunjungan Pangeran Mohammed bin Salman dari Kerajaan Arab Saudi di Gedung Putih, pada hari Selasa (14/3/2017).

Reuters mengabarkan, hal itu diungkapkan San Spicer, sekretaris pers Gedung Putih Senin (13/3/2017). Pangeran Mohammed yang menjabat sebagai menteri pertahanan dan putra Raja Salman, akan bertemu dengan Presiden Trump dan sejumlah pejabat AS lainnya. ‘’Pertemuan tersebut untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara dan membicarakan isu-isu regional,’’ tulis penjelasan kantor berita resmi Saudi Press.

Beberapa isu penting yang menjadi agenda pertemuan termasuk harga minyak global, konflik Suriah, Irak, Libya dan Yaman. Dalam sejumlah konflik itu, koalisi neara-negara Teluk di bawah pimpinan Arab Saudi mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Washington. Selama hampir dua tahun, koalisi Negara-negara Teluk mengebom gerilyawan Syiah yang didukung Iran.

 

Arab Saudi yang menjadi eksportir minyak paling besar dunia, menjadi pembeli peralatan militer terbesar dari AS. Hubungan Saudi dan AS mendingin di bawah Pemerintahan Presiden Obama, setelah AS menjalin kesepakatan persenjataan nuklir dengan Iran, saingan Saudi di kawasan Timur Tengah.

Pengeran Mohammed bin Salman merupakan pemimpin Negara Arab pertama yang mengunjungi AS, setelah Donald Trump dilantik menjadi presiden, awal tahun 2017. Dalam pembicaraan telepon, Presiden Trump dan Raja Salman sepakat menciptakan zona damai di Suriah dan Yaman. Sebelumnya, Kerajaan Saudi merasa optimistis dapat membangun kembali hubungannya dengan AS, dan bekerjasama dengan Pemerintahan Presiden Donald Trump.

.

Recent Posts

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

3 days ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

4 days ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

1 week ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

2 weeks ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

3 weeks ago