Para Imam Inggris Tak Mau Sholatkan jenazah teroris

Lebih dari 130 imam masjid di Inggris menolak mengubur jenasah ketiga pelaku penyerangan itu. ‘’Kami tidak akan melakukan penguburan secara Islam bagi mereka. Kami juga mengimbau agar para imam lain mengikuti jejak kami,’’ bunyi pernyataan resmi para pemimpin Muslim di Inggris.

 

Imam Abdullah Hasan salah satu imam Anti Kekerasan Dalam Rumah Tangga mengungkapkan, ‘’Biasanya kami memakamkan setiap warga Muslim, tanpa mempedulikan tindakan dan latar belakangnya. Namun kali ini kami tidak bisa berbuat demikian,’’ tutur Imam Abdullah Hasan. Para imam lain menggambarkan kekejian ketiga pelaku penyerangan London Bridge, sebagai ‘’Tindakan yang tidak pernah dilakukan siapapun,’’ bunyi pernyataan resmi para imam Inggris.

Sementara itu, kepolisian Metro London mengumumkan nama tiga pelaku penyerangan menggunakan mobil van yang terjadi di London Bridge, akhir pekan lalu.

CNN mengabarkan Senin (5/6/2017), mereka bernama Khuram Shazad Butt, Rachid Redounane dan Youssef Zaghba. Jajaran kepolisian London berhasil menembak mati ketiga pelaku serangan yang menewaskan tujuh orang itu. ‘’Khuram Shazad Butt, 27, dikenal sebagai warga Inggris kelahiran Pakistan,’’ tutur polisi. Sedangkan Rachid Redounane, 30, menyebut diri sebagai warga Inggris kelahiran Maroco dan Libya,’’ sambung petugas polisi.

Khuram Shazad Butt yang tinggal di Selatan London, dikenal juga sebagai Abu Zaitun. Lelaki berusia 27 tahun tersebut pernah tampil beberapa kali dalam laporan televisi Saluran 4 Inggris. Laporan berjudul ‘Kelompok Jihad di sekitar kita’’ itu bercerita tentang sejumlah warga Inggris yang berafiliasi dengan kelompok militan al-Muhajiron. Hingga akhir pekan lalu, Khuram Shazad bekerja sebagai resepsionis di sebuah pusat kebugaran di Ilford, London.

 

 

.

Recent Posts

Gratis! Rasakan Sensasi Menunggang Naga di Philadelphia

Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…

4 days ago

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

2 weeks ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

2 weeks ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

2 weeks ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

4 weeks ago