Reality Leigh Winner, Pembocor Dokumen Rahasia NSA

Reality Leigh Winner, kontraktor Badan Keamanan Nasional, NSA ditangkap petugas Federal Biro Investigasi, FBI, karena terbukti membocorkan dokumen keterlibatan Rusia dalam Pilpress ke media massa.

NBC News mengabarkan, Senin (5/6/2017), Departemen Kehakiman AS mengumumkan penangkapan Winner yang dikenal sebagai pegawai federal senior AS. Perempuan berusia 25 tahun itu, didakwa melakukan tindak kriminal karena mencuri dokumen rahasia dari gedung pemerintah dan mengirimkannya ke The Intercept, sebuah media massa online AS.

 

Dokumen intelijen itu kemudian diterbitkan The Intercept pada hari Senin 5 Juni 2016. Dalam berita itu, digambarkan secara detil upaya Rusia untuk meretas sistem pemungutan suara AS, sepekan sebelum pemilihan presiden 2016 dimulai. Meski dokumen itu tidak menyebutkan upaya Rusia itu mengubah hasil pemilu, namun aksi peretasan itu membobol sejumlah elemen dalam sistem pemungutan suara.

Dalam surat tuduhan yang diterbitkan Departemen Kehakiman AS, Winner mengaku memfoto kopi dokumen rahasia itu dan mengirimkannya ke The Intercept. Petugas FBI menemukan bukti bahwa Winner memiliki ‘alamat email The Intercept’. Dengan demikian Winner merupakan satu dari enam pejabat pemerintah yang membaca laporan rahasia tersebut.

Menurut sumber petugas federal AS, Reality Leigh Winner ditangkap FBI di rumahnya akhir pekan lalu. Winner yang dituduh dengan satu dakwaan ‘’Mengumpulkan dan mengirim informasi pertahanan’’ itu adalah salah satu karyawan Pluribus International Corporation yang dikontrak NSA. Winner bekerja di NSA sejak 13 Februari lalu dan dinyatakan lolos dari saringan ketat keamanan dan rahasia. Menurut Titus Thomas, pengacaranya, kliennya tidak pernah melakukan tindak kriminal.

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

3 weeks ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

3 weeks ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

1 month ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

1 month ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

1 month ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

2 months ago