Tentara AS beri bonus untuk menarik peminat

Angkatan Darat AS memberikan bonus sebesar $ 90 ribu per tahun bagi para bekas tentara yang mendaftarkan diri lagi menjadi serdadu. Kantor Berita Associated Press mengabarkan Selasa (6/6/2017) bonus itu akan dibayarkan di muka bagi para bekas tentara yang bersedia menanda tangani kontrak kerja empat tahun ke depan. Langkah itu diambil Pemerintah Washington, karena AS kekurangan tentara aktif maupun tentara cadangan. Hal itu terjadi, setelah Presiden Obama menarik mundur pasukan AS dari Irak dan Afghanistan.

 

Awal tahun 2017, Presiden Trump menambah jumlah tentara menjadi 540 ribu orang. Menurut rencana jangka panjang militer, Angkatan Darat AS akan ditambah sebanyak 16 ribu orang hingga mencapai 476 ribu personil. Pasukan Garda Nasional dan tentara cadangan AS akan mengalami penambahan personil juga. Dan penambahan tentara itu telah disetujui oleh Kongres.

Untuk memenuhi mandat tersebut, Angkatan Darat AS harus mencari 6 ribu personil baru, juga meyakinkan 9 ribu bekas tentara agar tetap bertugas dalam satuannya, dan 100 personil perwira. ‘’Kami mengalami kesulitan karena banyak bocah yang sudah punya rencana lain. Keluaga mereka juga punya rencana,’’ tutur Jenderal Robert Abrams, Kepala Komando Angkatan Bersenjata AS. Sejak dua pekan lalu, AD telah memberikan bonus $ 26 juta bagi personilnya.

 

Pos-pos penting bidang cyber, kritologis dan posisi intelijen atau bidang teknis serta penerjemah bahasa asing merupakan bidang pekerjaan yang diberi bonus. Para personil militer yang bekerja di bidang itu bisa menerima bonus antara $ 50 ribu hingga $ 90 ribu, bila bersedia kontrak selama empat hingga lima tahun ke depan. Namun tentara biasa seperti pasukan infantri, tidak mendapat bonus apapun. ‘’Paling-paling mendapat bonus dua ribuan,’’ tutur sebuah sumber.

.

Recent Posts

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

4 days ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

1 week ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

2 weeks ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

2 weeks ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

3 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

4 weeks ago