Pangeran Charles bertemu dengan para pemimpin komunitas Muslim dan bertemu dengan keluarga korban penyerangan truk di Taman Finsbury, di Muslim Welfare House, London, Rabu (21/6/2017). The Telegraph melaporkan, berbicara di depan para pemimpin Muslim yang mengelilinginya, Pangeran Charles merasa bahagia dapat bersama mereka. ‘’Walaupun sedih dan dalam suasana yang seperti ini,’’ kata calon raja Inggris tersebut. Menurutnya, ‘’Kegembiraan itu dirasakan seperti ketika ia berkunjung 30 tahun silam,’’ ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Charles membawa pesan Ratu Elizabeth II, ibundanya. ‘’Beliau meminta saya untuk menyampaikan kepada para pemimpin agama, bahwa beliau merasa terkejut dengan peristiwa memilukan yang terjadi saat itu. Terutama kepada para korban yang menghadiri sholat Ramadhan,’’ kata Charles. ‘’Doa dan perasaan Ratu disampaikan kepada anda semua,’’ ujar Charles. ‘’Jika diizinkan, dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan keprihatinan dan doa saya,’’ sambung Charles. “Selama beberapa tahun saya merasa tertarik dengan komunitas Muslim di Inggris.
Selain itu, Pangeran Charles merasa sangat terkesan dengan Imam Mohammed Mahmoud, yang melindungi Darren Osborne, tersangka pelaku penabrakan truk, dari amukan kaum Muslim. ‘’Sebuah tindakan yang benar-benar luar biasa,’’ kata Charles. ‘’Terima kasih Tuhan, kita punya para pemimpin yang mumpuni,’’ tutur Charles. Sebelumnya, Pangeran Charles juga menyambut kedatangan Yassin Hersi, 45, salah seorang korban yang terluka dan masih mengenakan tongkat penyangga. ‘’Anda benar-benar memang berniat hadir di sini kan?’’ tanya Charles.
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…
Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…
Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…
Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…
Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…