Anggota parlemen Ukraina dilempar ke tong sampah 2014 lalu

Banyak pihak yang tak percaya lagi pada anggota legislatif RI. Sejumlah kelompok ingin agar mereka diganti. Hal ini mengingatkan kembali peristiwa yang terjadi di Ukraina tahun 2014, beberapa anggota parlemen dimasukkan ke dalam tempat sampah. Berikut ini cerita tragis yang pernah ditulis Harian Kompas 2014:

Seorang politisi yang juga anggota parlemen Ukraina mungkin tak pernah menyangka nasib buruk akan mewarnai karier politiknya. Vitaly Zhuravsky dikepung massa yang marah sebelum akhirnya dilemparkan massa ke dalam sebuah tempat pembuangan sampah dalam sebuah kejadian mengejutkan di luar gedung parlemen di Kiev.

Sebelum dilemparkan ke dalam tempat sampah, Zhuravsky dilempari ban bekas yang sudah dibakar, disiram air bahkan dihujani pukulan.

Zhuravsky mencoba kabur dari tempat sampah itu namun dia didorong para pengunjuk rasa sehingga terjatuh kembali ke dalam tempat sampah itu. Massa kemudian menyeret tempat sampah itu berkeliling kota. Sejauh ini belum diketahui pemicu aksi unjuk rasa itu. Namun, hampir pasti aksi itu terkait dengan konflik bersenjata yang masih berlangsung di wilayah timur Ukraina.

Selama lima bulan terakhir, wilayah timur Ukraina yang dihuni warga berbahasa Rusia memberontak untuk melepaskan diri dari kekuasaan Kiev. Warga di wilayah itu berkeinginan bergabung dengan Rusia.

Akibatnya terjadi konflik bersenjata yang sejauh ini sudah menewaskan lebih dari 2.000 orang. Selain itu, konflik ini memicu ketegangan antara Rusia dan negara-negara Barat dalam sebuah situasi politik paling panas antara barat dan timur sejak Perang Dingin berakhir.

.

Recent Posts

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

6 days ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

2 weeks ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

1 month ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

1 month ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

1 month ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 months ago