Categories: DiasporaEconomy

Pemerintah Beijing Bersedia Terima TKW Filipina

Pemerintah China mempertimbangkan untuk mempekerjakan warga Filipina bekerja sebagai pembantu rumah tangga di lima kota besar, termasuk Beijing, Shanghai dan Xiamen. Harian The Inquirer yang terbit di Manila mengabarkan Kamis (2/8/2017), hal itu diungkap Asisten Menteri Tenaga Kerja Filipina Dominador Say setelah bertemu dengan pejabat Kedubes China di Manila. ‘’Awalnya dibatasi hanya lima kota. Pihak China juga menawarkan gaji 100 ribu Peso (sekitar Rp 26 juta) sebulan,’’ tutur Dominador Say.

Niat itu disambut baik oleh Emmanuel Geslani, Konsultan agen tenaga kerja Filipina dan China. ‘’Rencana yang cukup bagus, sehingga banyak tenaga kerja yang bisa bekerja secara legal,’’ kata Emmanuel Geslani. ‘’Karena sudah banyak tenaga kerja Filipina yang lompat pagar dari Hong Kong ke China,’’ sambungnya. Menurutnya, sekitar 20 ribu tenaga kerja Filipina yang pindah ke China setiap bulan. Namun, tambahnya, gaji 100 ribu Peso terlalu besar bagi tenaga kerja Filipina. ‘’Rasanya sekitar minimal $ 400 atau setara Rp 5 juta saja, sudah cukup kok,’’ tutur Emmanuel Geslani.

Menurut Dominador Say, tenaga kerja Filipina banyak dibutuhkan di China karena kemampuanya berbahasa Inggris dan dapat mengadaptasi kebudayaan China. ‘’Mereka lebih ramah dan tidak suka ribut seperti tenaga kerja dari negara lain,’’ kata Dominador Say. Sementara itu, menurutnya, ada peningkatan strata kelas menengah di China, ‘’Dan mereka lebih suka pembantu rumah tangga dari Filipina,’’ sambungnya. Jumlah tenaga kerja Filipina yang bekerja di luar negeri mampu mencapai 3 juta orang, meningkat dari 2,1 juta orang tahun 2016 lalu, bila Chia membuka diri bagi tenaga kerja Filipina.

SaveSave

SaveSave

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

3 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago