Presiden Donald Trump kembali menyerang media massa AS, bahkan kali ini mengancam akan mencabut surat izin siar televisi nasional NBC.
Deutsche Welle mengabarkan ancaman itu dilancarkan Trump Rabu (11/10/201). Dalam cuitan Twitternya, Trump menyebut televisi NBC itu sama dengan CNN yang hanya menyiarkan berita-berita palsu. ‘’Semua beritanya fiksi, dan karangan. NBC=CNN!’’ tulisnya menyitir televisi berita CNN yang isinya mengkritik kebijaksanaan Trump.
Kali ini NBC jadi sasaran. Salah satu televisi AS kondang itu menyiarkan berita, Trump berniat melipat gandakan jumlah peluru nuklirnya, saat bertemu dengan para pejabat Pentagon. ‘’Sampai-sampai para pejabat yang hadir, termasuk Kepala Staf Angkatan bersenjata AS dan Menteri Luar Negeri terkejut mendengar ucapan Trump itu,’’ bunyi laporan NBC. ‘’Bahkan saat beranjak ke luar ruangan Menlu Rex Tillerson membisikkan kata ‘’Sinting atau Moron’’ kepada Trump.
Berita itu tampaknya membuat Trump naik pitam. Rabu siang, pemimpin AS itu meluruskan berita NBC sambil menyatakan bahwa AS kini punya banyak senjata nuklir. ‘’Yang saya inginkan agar persenjataan itu dalam kondisi prima. Itu saja yang saya diskusikan,’’ kata Trump tak mau kalah.
Presiden Trump kemudian mendesak NBC agar minta maaf kepada Amerika. Dan Menlu Tillerson dipaksa menggelar keterangan pers yang membantah bahwa dirinya mengucapkan kata ‘Moron’ itu. Tak berhenti sampai di situ. Trump juga menyarankan agar Pemerintah AS mencabut lisensi siaran NBC. Bahkan ketika berfoto bersama dengan PM Canada Justin Trudeau di Gedung Putih, Presiden Trump mengatakan, ‘’Benar-benar menjijikkan, bahwa pers dapat menulis sesuka hati mereka,’’ katanya.
Ajit Pai, Ketua Dewan Komisi Komunikasi Federal, FCC menyatakan bahwa posisinya tidak berhubungan dengan politik. ‘’Tugas saya bukan menjadi aktor politik,’’ kata Ajit Pai dalam pidatonya saat dengar pendapat tentang FCC Maret lalu. Bahkan sesuai amandemen pertama dari Konstitusi AS, pemerintah dilarang membatasi kebebasan berpendapat atau kebebasan pers.’’
Dengan demikian Dewan Komunikasi Federal, FCC yang bertugas mengeluarkan surat izin bagi stasiun penyiaran – bukan media massa – memiliki sikap independen. Dalam cuitan Twitternya, Jessica Rosenworcel, komisioner FCC mengungkapkan ‘’Trump tidak dapat mencabut atau membatalkan surat izin lisensi siaran NBC,’’ tulis Jessica.
Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…