Categories: EconomyEntertainment

Model Rusia Meninggal Akibat Kecapekan Manggung

Seorang model cantik asal Rusia meninggal dunia setelah terlalu lelah dalam penugasan sebagai model selama 3 bulan di Shanghai. Beberapa hari yang lalu, si cantik bernama Vlada Dzyuba dilaporkan pingsan hingga koma setelah menjadi model peragaan busana selama 12 jam di Shanghai. Padahal, secara resmi, ia hanya diizinkan bekerja selama 3 jam dalam seminggu.

 

Setelah pingsan, ia tidak pernah sadar lagi hingga meninggal 2 hari kemudian. Laman Instagram menuliskan Rest in Peace (RIP) pada 27 Oktober 2017. Menurut Siberian Times, suhu tubuh remaja itu memuncak sesaat sebelum ia menaiki catwalk. Dikutip dari The Sun pada Sabtu (28/10/2017), ia kemudian diketahui mengidap meningitis kronis.

 

Sejumlah pihak menuding bahwa remaja itu terjebak dalam kontrak kerja paksa dan terlalu takut meminta perawatan medis.

Moskow bertekad meminta penjelasan tentang kondisi Vlada selama ia tinggal di China. Vlada Dzyuba masih berusia 14 tahun ketika berangkat ke Asia. Ibunya, Oksana, terhenyak mendengar kabar itu. “Ia menelepon saya dan mengatakan, ‘Mama, aku lelah sekali. Aku sangat ingin tidur’,” ujar Oksana. “Itu pasti awalnya dia sakit. Dan kemudian suhunya naik. Saya sendiri tidak tidur dan terus menelepon dia untuk memintanya pergi ke rumah sakit.” Sebelum putrinya meninggal, Oksana telah mencoba mendapatkan visa agar bisa menyusul ke China.

Sementara itu, Elvira Zaitseva, kepala agensi permodelan di Perm, Rusia, yang membawa remaja itu ke China mengatakan, “Tidak seorang pun menduga akan berakibat demikian. Kita sekarang menuai apa yang kita tabur.” Zaitseva mengaku tidak memeriksa kontrak untuk Vlada atau apakah remaja itu memiliki asuransi kesehatan yang memadai. Pavel Mikov, ombudsman HAM di Perm, secara pribadi turun tangan untuk menyelidiki kematian remaja tersebut. (Liputan6-SCTV)

.

Recent Posts

AS Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Imigran dari 75 Negara

Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…

3 days ago

Ribuan Pencari Suaka di New York Terancam Dideportasi Tanpa Sidang

Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…

5 days ago

Kuliner yang Paling Dirindukan Para Diaspora

Indonesia terkenal sebagai surga kuliner. Mau apa saja, tinggal jalan sedikit sudah tersedia yang kita…

4 weeks ago

Warga AAPI Khawatir terhadap Iklim Politik Amerika Serikat

Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…

1 month ago

AAPI Adults Voice Growing Concern Over U.S. Political Climate

Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…

1 month ago

Tarik-Ulur Penetapan Status Bencana Nasional

Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…

1 month ago