Categories: DiasporaEconomy

Tiga Wanita Indonesia Dicari Karena Culik Bocah Malaysia

Tiga perempuan Indonesia tengah diburu petugas Kepolisian Diraja Malaysia, karena diduga terlibat penculikan dan pembunuhan seorang bocah di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kim Ming Lam

Laman My Metro mengabarkan Senin (4/12/2017), ketiga perempuan Indonesia yang dicari itu bernama: Nadia Kristina, 37, yang pernah tinggal di Blok A, Persiaran Lemak, Taman Segar, Cheras. Lalu, Evi Efi Yuliana, 26 tahun dan Ena, 30 yang tinggal di kompleks apartemen Tuah.

Nadia Kristina

Asisten Comisaris Polisi R. Munusammy mengimbau masyarakat luas agar melaporkan keberadaan ketiga perempuan tersebut ke kantor polisi terdekat. Atau mengontak Asisten Pengawas Polisi Azrizal Khairul Abdul Kadir di nomor telepon: 019-276-9117. Bahkan seorang pemilik akun Facebook yang menamakan diri sebagai anak yang hilang bernama ‘Kim Ming Lam’ itu mengunggah pesan yang isinya memberikan hadiah sebesar RM 13 ribu atau sekitar Rp 45 juta bagi siapa saja yang memberikan informasi keberadaan ketiga perempuan Indonesia tersebut.

‘’Terlepas benar atau tidak, kami tidak yakin benar. Namun siapapun yang memiliki informasi yang sangat berguna dalam penyelidikan ini, silakan menghubungi pihak berwajib,’’ tulis akun itu. ‘’Marilah kita sama-sama membuka mata lebar-lebar atas ketiga perempuan yang diduga membunuh seorang bocah tak berdosa,’’ sambungnya.

Kasus ini berawal dari hilangnya seorang bocah berusia 4 tahun bernama Kim Ming Lam. Juli lalu, seorang pekerja toko besi tua menemukan Kim Ming Lam menjadi mayat dalam plastik hitam dekat saluran air di Kampung Chien Lee, Kuala Lumpur. Hasil otopsi menunjukkan bocah itu telah meninggal dunia 10 hari sebelumnya, dan mengalami memar di bagian kepalanya.

Keesokan harinya, seorang lelaki yang pernah melaporkan kehilangan putranya, tiba di departemen forensik RS Kuala Lumpur untuk mengenali korban. Namun karena jasad Kim Ming Lam telah membusuk dan rusak, lelaki yang tak disebut namanya itu sulit mengenali putranya.

Belum jelas apa motivasi pelaku pembunuhan bocah tersebut. Tidak jelas juga hubungan antara Nadia Kristina, Evi Efi Yuliana dan Ena, tiga perempuan Indonesia itu dengan korban.

Namun, akun Facebook Kim Ming Lam memasang gambar ketiga perempuan itu dengan kata: Wanted!. Gambar Evi Yuliana dibubuhi kata-kata ‘’Wanted Penculik Budak’’. Demikian juga gambar Eno yang diberi keterangan: ‘’Dia membawa lari anak saya dan minta duit!’’

.

Recent Posts

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

3 days ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

3 weeks ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

4 weeks ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 months ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 months ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 months ago