Pria yang Jatuhkan Talak Tiga dipenjara 3 tahun di India

Pemerintah India akan menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara bagi kaum lelaki yang menetapkan ‘Talak Tiga’ ke istrinya.

Deutsche Welle mengabarkan Kamis (4/1/2018), hukum baru tersebut berhasil lolos dari majelis rendah India yang mayoritas dikuasai Partai Bharatiya Janata, BJP. Namun, di tingkat majelis tinggi, RUU baru itu terganjal oleh Partai Kongres, partai oposisi yang cukup punya pengaruh. ‘’Mereka tak mau mendiskusikan hukum itu, dan sengaja menunda-nunda,’’ tutur Menteri Kehakiman India Ravi Shankar Prasad.

Bagi pemerintah India, perceraian melalui ucapan ‘Talak’ sebanyak tiga kali, dianggap merugikan kaum hawa. Terutama mereka yang berasal dari keluarga miskin. Di antara 180 juta penduduk Muslim India – dari 1,25 miliar total penduduknya – talak tiga merupakan alat utama bagi kaum pria India untuk menceraikan istrinya. Bahkan banyak kasus menunjukkan, mereka menceraikan istrinya hanya lewat teks singkat dari telepon pintar, lewat linimasa, surat elektronik, maupun alat komunikasi Skype. Apalagi, ‘Talak Tiga’ secara instan itu mempersilakan para bekas suami, tak lagi memberikan santunan bagi anak-anak dan bekas istri mereka.

Kelompok oposisi – yang menjadikan isu Talak Tiga sebagai isu politik – menilai, RUU baru itu lebih menyudutkan posisi kaum perempuan. ‘’Mereka harus menghidupi keluarganya, karena suaminya ditahan tiga tahun di penjara,’’ kata Ayesha Kidwai, salah seorang aktivis perempuan. Kini, RUU Talak Tiga itu masih diperdebatkan di majelis tinggi, dan besar kemungkinan sulit lolos dari para politikus Partai Kongres. Sementara itu, tahun lalu, 177 kasus perceraian lewat Talak Tiga disampaikan ke Mahkamah Agung. Hanya 67 kasus di antaranya yang berhasil lolos.

 

.

Recent Posts

Gratis! Rasakan Sensasi Menunggang Naga di Philadelphia

Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…

4 days ago

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

2 weeks ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

2 weeks ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

2 weeks ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

4 weeks ago