Presiden Trump Cek Kesehatan di Walter Reed Hospital Jumat nanti

Presiden Donald Trump dijadualkan akan menjalani cek-up kesehatan di Rumah Sakit Walter Reed National Military Medical Center, pada hari Jumat, 12 Januari 2018.

CNN mengabarkan, pengecekan rutin itu dilakukan oleh setiap pemimpin negara AS untuk mengetahui kondisi kesehatannya. ‘’Termasuk mengevaluasi kondisi mentalnya,’’ tulis Dean Obeidallah, bekas pengacara AS. Maklum, akhir pekan lalu, Trump mengaku bahwa mental dan kesehatannya cukup sehat, setelah banyak tuduhan yang menyebutkan, presiden berusia 71 tahun itu tidak layak menjadi presiden. ‘’Saya sangat cerdas. Pebisnis yang sangat sukses, bintang top TV dan berhasil memenangkan kursi presiden. Dan saya adalah seorang jenius yang stabil,’’ tulis Trump dalam cuitan Twitternya.

Trump akan diperiksa oleh Dr. Ronny Jackson, dokter yang pernah memeriksa kesehatan Presiden Barrack Obama. Dan Gedung Putih berjanji akan mengungkap hasil pemeriksaan kesehatan Trump setelah selesai. Namun, tampaknya masyarakat dunia tidak dapat membaca kondisi kesehatan Trump secara detil. Sebab sejak pemeriksaan terhadap lima presiden AS, hasil check-up tak menyebut kondisi mental mereka.

Satuan Khusus Perlindungan AS tidak merekomendasikan seorang pasien tua yang tak pernah mengalami gejala apapun, perlu menjalani tes dementia atau lupa ingatan. Namun Pemerintah AS meminta para dokter untuk menanyai pasien berusia 65 tahun selama pengujian tahunan, agar diketahui apakah pasien mengalami depresi atau kehilangan memori. Apalagi, Presiden Trump, 71, bukanlah tergolong pasien Medicare (semacam BPJS), yang wajib menjalani tes kesehatan.

Dalam tes tersebut, seorang presiden akan diperiksa tinggi tubuhnya, berat badan, kegemukan, detak jantung dan tekanan darahnya. Uji kesehatan yang dilakukan pada beberapa presiden AS, juga detil mengenai visinya sebagai komandan tertinggi AS, juga jantung, sistem pencernaan, kulit dan indikasi neurologi serta sistem sensor di tubuhnya. Dan hasilnya, besar kemungkinan hasil tes Presiden Trump tidak akan diumumkan secara detil, walaupun ayahandanya Fred Trump menderita penyakit Alzheimer saat berusia 80 tahun.

.

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

4 days ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

6 days ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

2 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

2 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

3 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

3 weeks ago