Saudi Setuju India kirim jemaah haji via kapal laut

Pemerintah Arab Saudi merestui keputusan India yang hendak mengirim jemaah hajinya dengan kapal laut.

The Indian Express mengabarkan Senin (8/1/2018), keputusan itu diambil saat melakukan kesepakatan haji tahunan hari Ahad kemain. Kesepakatan haji tahunan itu ditanda tangani oleh Menteri urusan Haji India, Mukhtar Abbas Naqvi dengan Menteri Umrah dan Haji Saudi, Dr. Mohammad. ‘’Mengirim jemaah haji dengan kapal akan membantu meringankan biaya haji,’’ kata Mukhtar Abbas. ‘’Keputusan ini merupakan langkah revolusioner yang membela kaum papa,’’ lanjut Mukhtar.

Menurut rencana, India akan menggunakan kapal ferry yang memuat 4 ribu hingga 5 ribu penumpang sekali jalan. Kapal ferry itu akan berangkat dari Mumbai dan sampai ke Jeddah dalam waktu tiga atau empat hari. ‘’Sebelumnya, perjalanan menggunakan kapal menghabiskan waktu antara 12 hingga 15 hari,’’ tulis Mukhtar dalam pernyataan resminya.

Menurutnya, pembicaraan pengiriman haji dengan kapal laut dengan Menteri Transportasi dan Perkapalan Nitin Gadkari ditangguhkan tahun lalu. Namun setelah disepakati oleh Pemerintah Arab Saudi, para pejabat kedua negara akan membicarakan tata cara dan teknisnya mengenai jalur pelayaran haji tersebut.

Selain itu, Pemerintah Arab Saudi mengizinkan para jemaah perempuan dari India berangkat naik haji tanpa muhrimnya. ‘’Untuk pertama kalinya perempuan Muslim India boleh berangkat  tanpa muhrim karena tersedia fasilitas dan akomodasi transportasi yang terpisah di atas kapal,’’ tulis Mukhtar Abbas dalam pernyataan resminya. Sejauh ini tercatat 1.300 perempuan India mengajukan permohonan naik haji ke Arab Saudi tanpa disertai pendamping. ‘’Mereka semua tidak perlu melalui undian haji seperti peraturan sebelumnya, karena mereka boleh langsung naik haji,’’ sambung Mukhtar Naqvi.

.

Recent Posts

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

1 hour ago

Indonesia Tak Masuk Daftar 75 Negara yang Kena Pembatasan Visa Imigran Trump

Kebijakan yang sempat menghentikan penerbitan immigrant visa bagi warga 75 negara akhirnya dibatalkan hakim federal…

1 week ago

Kisah Piping Si Pemburu Ombak

Apa yang dirisaukan para peselancar? Jawabnya pasti, ”Tak ada ombak besar!” Semakin ganas ombak, adrenalin…

2 weeks ago

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

2 months ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

2 months ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

2 months ago