Categories: DiasporaTechnology

Sidang Pembunuhan Kim Jong Nam Dimulai lagi pekan depan

Pengadilan Malaysia kembali menggelar pengadilan atas diri Siti Aisyah dan Doan Thi Huong, dua perempuan yang didakwa membunuh Kim Jong Nam, awal pekan depan. Majalah TIME mengabarkan Jumat (19/1/2018), Kim Jong Nam adalah saudara tiri Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara. Kim Jong Nam terbunuh terkena cairan beracun yang dioleskan Siti, 25, warga Indonesia dan Doan Thi, 29, warga Vietnam di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia 13 Februari 2017.

Gooi Soon Seng, pengacara Siti berupaya memusatkan perhatian kepada warga Korea Utara yang terlibat dalam pembunuhan itu. Namun, upaya itu agaknya sulit diwujudkan, mengingat telepon genggam yang digunakan Kim Jong Nam, telah dikirim ke Korea Utara bersama dengan jasad korban.

Padahal di dalam telepon genggam itu tersimpan sejumlah bukti keterlibatan sejumlah warga Korea Utara yang berperan di belakang layar dalam kasus pembunuhan tersebut. ‘’Dari situ bisa ditelusuri, jam berapa korban tiba di bandara, siapa saja yang dihubungi di Malaysia,’’ kata Gooi Sooen Seng. ‘’Sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan korban tewas karena kasus percintaan atau masalah utang piutang,’’ lanjutnya.

Jika terbukti bersalah, Siti Aisyah dan Doan Thi Huong bisa dijatuhi hukuman mati, sehingga pengacara mereka mati-matian bakal membuktikan bahwa mereka orang suruhan saja. Pihak kejaksaan menyebutkan bahwa cairan VX yang digunakan untuk membunuh korban, terdapat di pakaian Siti dan Doan, bahkan ditemukan di kuku Doan Thi Huong.

Keterangan saksi pakar kimia menyebutkan cairan VX dianggap sebagai alat pembunuh jitu, bila dioleskan ke mata korban. ‘’Kedua tersangka tahu bagaimana membasuh tangannya agar tidak terkena racun itu,’’ kata jaksa penuntut umum Malaysia. Sejauh ini sudah 26 orang saksi yang memberikan keterangan. Tim jaksa masih memiliki belasan saksi lain lagi untuk dihadapkan ke pengadilan sebelum kasus ini selesai diadili Maret mendatang. Hakim kemudian dapat memutuskan apakah Siti Aisyah dan Doan Thi Huong dinyatakan bersalah atau dibebaskan dari segala tuduhan. Bila hakim menyatakan keduanya bersalah, maka proses pengadilan akan memakan waktu beberapa bulan ke depan.

.

Recent Posts

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

3 days ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

4 days ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

6 days ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

1 week ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

4 weeks ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

1 month ago