Keluarga Trump Ditawari Toilet Emas oleh Museum Guggenheim NY

Museum Guggenheim New York menawarkan untuk meminjamkan toilet berlapis emas bernilai $ 1 juta selama setahun, kepada Donald Trump dan Melania, istrinya.

Associated Press mengabarkan Jumat (26/1/2018), penawaran itu dilakukan pihak Museum Guggenheim, untuk mengolok-olok Pemimpin AS itu. Maklum Trump dan Melania hendak meminjam lukisan Van Gogh berjudul ‘Landscape With Snow’ untuk dipasang di Gedung Putih selama setahun. Hal itu dilakukan, agar keluarga Trump terkesan memiliki selera seni cukup tinggi.

Tentu saja permintaan tersebut tak dapat dipenuhi oleh lembaga yang memiliki reputasi internasional itu. Agar tidak mengecewakan, atau sengaja meremehkan keluarga Trump, pihak Guggenheim mengirim surat tawaran. Dalam surat yang ditulis Nancy Spector, kurator seni Museum Guggenheim, disebutkan keluarga Trump bisa meminjam karya seni instalasi berbentuk toilet yang digunakan di kamar mandi museum sampai September 2017. Toilet berlapis emas 18 karat itu dinamai ‘America’ karya Maurizio Cattelan, seniman Italia yang terkenal dengan karya-karya satiris.

‘’Maaf beribu maaf, kami tidak dapat memenuhi permintaan anda. Tapi kami masih berharap tawaran kami mungkin juga menarik bagi anda,’’ tulis Nancy Spector dalam suratnya. Kurator seni yang sejak lama dikenal sangat kritis terhadap Trump, juga menyertakan foto toilet emas itu. Nancy menambahkan, ‘’Toilet itu bisa dipinjam untuk jangka waktu lama,’’ tulisnya. ‘’Tentu saja nilainya sangat mahal dan sangat rapuh. Jangan khawatir kami sertakan instruksi cara merawat dan memasangnya kok,’’ tulis Nancy Spector.

Menurut Harian The Washington Post, pihak Gedung Putih diam seribu bahasa, dan tidak menanggapi tawaran itu.

.

Recent Posts

Perempuan dan Masa Depan Diplomasi

Diplomasi modern tidak lagi sekadar soal perundingan antarnegara atau penandatanganan perjanjian internasional. Di era yang…

3 weeks ago

Wajar Bukan Berarti Benar

Seorang teman menangis tergugu. Pernikahan putra satu-satunya batal. Sekilas, penyebabnya tampak sederhana. Calon pengantin perempuan…

3 weeks ago

Anak Jaksel Berkarier di The New York Times

Lahir dari ayah Amerika dan ibu Panama, Nick Swyter tumbuh besar di Jakarta, menjelajahi jalan-jalan…

1 month ago

40 Hari Mengenang James F. Sundah, Beasiswa Riset Hak Cipta Diluncurkan

Empat puluh hari setelah kepergian komposer dan pencipta lagu legendaris Indonesia, James Freddy Sundah, sebuah…

1 month ago

Cerita Chef Diaspora Bikin Kuliner Nusantara Mendunia

Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…

1 month ago

Diaspora Global Summit 2: Dari Brain Drain Menuju Brain Gain

Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…

2 months ago