Kaum wanita Saudi secara resmi boleh mengemudi kendaraan bermotor mulai akhir pekan lalu. ‘’Hari ini menjadi hari bersejarah bagi setiap wanita Saudi,’’ tutur Sabika al-Dosari. Presenter televisi Saudi ini mengaku tak sabar boleh mengemudi mulai pukul 21.00 waktu setempat Sabtu pekan lalu.
Seorang wanita yang baru memperoleh Surat Izin Mengemudi, SIM memutar mobilnya, karena begitu gembira dapat mengemudi dan tidak bisa tidur malam sebelumnya. Beberapa wanita lainnya bersorak-sorai sambil mengacungkan jempolnya pada pengemudi lelaki yang dijumpainya.
5 Juni lalu, 10 wanita Saudi mendapatkan SIM pertama kalinya. Pemerintah Arab Saudi memperkirakan 2 ribu wanita Saudi akan mendapatkan SIM ketika larangan mengemudi dicabut. Namun banyak pula yang tak setuju larangan itu dicabut. Beberapa lelaki Saudi mengungkapkan kekecewaan mereka melalui sosial media Arab dengan hastag ‘’Kalian Tidak Boleh Mengemudi’’.
Meski larangan mengemudi bagi kaum wanita telah dicabut, namun kaum hawa masih terikat beberapa aturan. Kaum wanita masih diwajibkan mengenakan pakaian Muslim dan dilarang melakukan kontak dengan pria bukan muhrimnya. Jika hendak bekerja atau ke dokter, mereka wajib ditemani seorang lelaki atau mengantungi surat izin dari suami atau ayahnya.
Membincangkan kuliner Nusantara memang tak pernah ada habisnya. Menariknya, kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi…
Dalam era globalisasi, jutaan warga Indonesia tersebar di berbagai negara sebagai pelajar, akademisi, profesional, pengusaha,…
Sekitar 237 orang yang menjadi korban penipuan investasi bodong di AS, bisa bernafas sedikit lega.…
Datang ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya bukan hanya soal mengejar mimpi. Bagi banyak pendatang…
Komunitas Indonesia di Philadelphia kembali berduka. Nathali, seorang perempuan diaspora Indonesia berusia 72 tahun, meninggal…
"Saya tidak hanya kehilangan uang. Saya kehilangan kepercayaan kepada orang-orang yang saya anggap keluarga." Kalimat…