Categories: Politics

Pemerkosa dan Pembunuh Asal Burma Disalib di Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi menghukum seorang pembunuh dan pemerkosa asal Burma dengan cara menyalib di sebuah kawasan di Kota suci Mekah, Rabu 8 Agustus lalu.

Kementerian Dalam Negeri Saudi yang dikutip Kantor berita Saudi Press Agency mengungkapkan nama penjahat itu adalah Elias Abdulkalaam Jamaleddeen. Lelaki Burma itu dinyatakan bersalah memasuki rumah seorang perempuan dan menembak mati penghuniya, kemudian menusuk korban hingga tewas.

Selain itu, menurut Saudi Press, Jamaleddeen dituduh merampok rumah korban, juga rumah penduduk lainnya, serta mencoba melakukan perkosaan dan mencuri senjata api serta amunisi.

Tak diketahui kapan peristiwa mengerikan itu terjadi. Tak disebutkan pula tempat kejadiannya. Namun Saudi Press Agency menyebutkan bahwa hukuman dengan cara menyalib itu direstui oleh Raja Salman.

Menurut Business Insider, Kerajaan Saudi juga menerapkan hukuman yang sama bagi para homoseksual, dan para pemrotes anti Kerajaan Saudi. Selain itu, Kerajaan Saudi juga menerapkan hukuman pancung bagi para pelaku kriminal lainnya.

Hukuman itu berlangsung setelah Saudi menarik sejumlah diplomatnya dari Canada, gara-gara mengkritik Saudi dituduh melakukan serangkaian pelanggaran Hak Azasi Manusia. (FoxNews.com)

.

Recent Posts

Pilu Siswi Korban Rudapaksa di Banyumas, Sempat Dikeluarkan dari Sekolah

Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…

3 days ago

Bisnis Pernikahan Palsu di AS: Bayar $100 Ribu demi Green Card

Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…

4 days ago

Kegiatan Kereta Kencana di Taman Central Park New York Dihentikan tahun 2028

Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…

1 week ago

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

2 weeks ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

3 weeks ago