Muslim pilgrims walk near a construction crane which crashed in the Grand Mosque in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia September 12, 2015. REUTERS/Mohamed Al Hwaity
Kerajaan Arab Saudi menghukum seorang pembunuh dan pemerkosa asal Burma dengan cara menyalib di sebuah kawasan di Kota suci Mekah, Rabu 8 Agustus lalu.
Kementerian Dalam Negeri Saudi yang dikutip Kantor berita Saudi Press Agency mengungkapkan nama penjahat itu adalah Elias Abdulkalaam Jamaleddeen. Lelaki Burma itu dinyatakan bersalah memasuki rumah seorang perempuan dan menembak mati penghuniya, kemudian menusuk korban hingga tewas.
Selain itu, menurut Saudi Press, Jamaleddeen dituduh merampok rumah korban, juga rumah penduduk lainnya, serta mencoba melakukan perkosaan dan mencuri senjata api serta amunisi.
Tak diketahui kapan peristiwa mengerikan itu terjadi. Tak disebutkan pula tempat kejadiannya. Namun Saudi Press Agency menyebutkan bahwa hukuman dengan cara menyalib itu direstui oleh Raja Salman.
Menurut Business Insider, Kerajaan Saudi juga menerapkan hukuman yang sama bagi para homoseksual, dan para pemrotes anti Kerajaan Saudi. Selain itu, Kerajaan Saudi juga menerapkan hukuman pancung bagi para pelaku kriminal lainnya.
Hukuman itu berlangsung setelah Saudi menarik sejumlah diplomatnya dari Canada, gara-gara mengkritik Saudi dituduh melakukan serangkaian pelanggaran Hak Azasi Manusia. (FoxNews.com)
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…