Titik Soeharto Menyanyi Bersama Prabowo Subianto

Ada momen tak terduga dalam acara Tionghoa-Prabowo Business Week 2018 yang diselenggarakan pada Jumat (7/12/2018) di Sun City Jakarta. Dalam acara tersebut calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meminta mantan istrinya Titiek Soeharto untuk bernyanyi.

Dalam tayangan lengkap yang dibagikan akun YouTube MacanAllah, dalam pidato sambutannya, Prabowo Subianto menyebut nama Titiek. “Ibu Titiek ini diam-diam hobinya nyanyi,” kata Prabowo disambut sorak sorai dan tepuk tangan hadirin. Prabowo pun meminta Titiek untuk menunjukkan kebolehannya bernyanyi. Dengan malu-malu dan tersenyum simpul, Titiek Soeharto naik ke atas panggung.

Sesampainya di atas panggung, ada jeda menunggu persiapan pengiring musik, Prabowo pun sempat menggoda Titiek dengan mengatakan “Sorry-sorry enggak ada pemainnya (musik), ya? Kalau begitu enggak jadi deh.” Mendengar itu, Titiek terlihat memandang Prabowo dengan tersenyum dan disambut tawa penonton.

Titiek Soeharto pun lantas menyanyikan lagu yang dipopulerkan oleh Teresa Teng berjudul “Yue Liang Dai Biao Wo De Xin” yang mengisahkan keindahan cinta. Artikel lengkapnya bisa disimak di Tribunjakarta.com

.

Recent Posts

AS Bongkar Jaringan Scam Asia Tenggara

Di balik pesan WhatsApp yang terdengar ramah, atau tawaran investasi yang terlihat “terlalu bagus untuk…

2 days ago

Ketakutan dan Penipuan: Wajah Lain Krisis Imigrasi di Philly

Di tengah meningkatnya penegakan hukum imigrasi di Amerika Serikat, muncul ancaman lain yang tak kalah…

6 days ago

Bali Cafe Indo Brings Indonesian Flavors to Las Vegas

The Consul for Economic Affairs at the Consulate General of the Republic of Indonesia in…

1 week ago

Bayang Deportasi di Balik DACA

Di balik istilah hukum yang terdengar teknis, tersimpan kegelisahan yang sangat nyata bagi ratusan ribu…

1 week ago

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

2 weeks ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

4 weeks ago