Barrack Obama mengenakan topi Sinterklas dan memanggul karung berisi boneka saat mengunjungi Children’s Hospital di Washington DC, beberapa hari sebelum Natal. Mantan presiden AS itu melakukan bakti sosial atas nama Obama Foundation, sebuah yayasan sosial yang didirikan tahun 2014.
”Tidak ada yang lebih indah ketimbang memberikan sumbangan dan tenaga pada komunitas kita dan menyebarkan semangat Natal,” tulis Obama. ”Bersamaan dengan liburan akhir tahun dan menjelang Tahun Baru, marilah kita sama-sama berkomitmen untuk membangun dunia dengan perbuatan baik, lebih bermurah hati dan lebih toleran,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Obama juga memberikan sambutan bagi karyawan dan staf rumah sakit. ”Sebagai ayah dua anak perempuan, saya hanya bisa membayangkan betapa sulitnya posisi anda, karena harus merawat pasien, mendengar keluhan mereka, dan memegang tangan mereka agar merasa lebih nyaman,” kata Obama.
Sementara itu, Presiden Donald Trump dan ibu negara Melania, menghabiskan waktu dengan menelepon para bocah yang tinggal bersama orang tua mereka di kamp Komando Pertahanan Ruang Angkasa Amerika Utara di Colorado. Dalam kesempatan itu, Presiden Trump bertanya apakah mereka masih percaya adanya sosok Sinterklas. ”Karena saat berusia 7 tahun, kepercayaan saya sudah mulai berkurang,” kata Presiden Trump.
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…
Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…
Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…
Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…
Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…