Categories: DiasporaEconomy

Biar Hemat Gedung Putih Suguhkan Fast Food

Tiga ratus makanan cepat saji merk McDonald, Burger King, dan Wendy’s disuguhkan Gedung Putih untuk menjamu tim sepakbola Clemson Tiger, Senin kemarin. ”Karena pemerintahan masih tutup, maka kami hanya memesan makanan cepat saji. Saya yang bayar,” kata Presiden Donald Trump berdiri di balik meja berisi makanan burger itu. ”Semuanya makanan khas Amerika,” lanjut Trump.

 

Stasiun televisi NBC News mengabarkan, terlihat pula sejumlah piring perak berisi Pizza Domino dan kentang goreng dan makanan berkarbohidrat tinggi. Sementara itu, Sarah Sanders, jurubicara kepresidenan menjelaskan, ”Karena juru masak istana dibekukan kegiatannya selama roda pemerintahan berhenti, kami hanya menyajikan makanan itu,” katanya. Sebelumnya, Presiden Trump sempat mengatakan bahwa pilihannya menghidangkan burger karena ”Banyak orang suka makan!” ujar Presiden Trump yang memang hobi makan burger itu.

Para pemain tim sepakbola Clemson Tiger, pemenang kompetisi sepakbola perguruan tinggi AS, tampak mengambil beberapa burger di piringnya. Di antara yang hadirin tampak Matthew Whitaker, pejabat sementara Menteri Pertahanan Pat Shanahan, pejabat kepala staf Gedung Putih Mick Mulvaney dan Presiden Universitas Clemson, James Clements dan para coach serta tamu lainnya.

Tim olahraga itu, merupakan tim pertama yang berkunjung ke Gedung Putih, setelah Presiden Trump membatalkan kunjungan tim sepakbola Eagles. Tim pemenang kompetisi 2017 dari Philadelphia itu banyak terdiri dari para pemain kulit hitam yang tak mau hadir di Gedung Putih. Beberapa di antaranya berlutut saat Lagu Kebangsaan AS dikumandangkan di pertandingan final Liga Sepakbola Nasional, sebagai protes atas perlakuan brutal polisi terhadap warga kulit berwarna. (DP).

 

 

.

Recent Posts

AS Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Imigran dari 75 Negara

Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…

2 days ago

Ribuan Pencari Suaka di New York Terancam Dideportasi Tanpa Sidang

Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…

5 days ago

Kuliner yang Paling Dirindukan Para Diaspora

Indonesia terkenal sebagai surga kuliner. Mau apa saja, tinggal jalan sedikit sudah tersedia yang kita…

4 weeks ago

Warga AAPI Khawatir terhadap Iklim Politik Amerika Serikat

Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…

1 month ago

AAPI Adults Voice Growing Concern Over U.S. Political Climate

Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…

1 month ago

Tarik-Ulur Penetapan Status Bencana Nasional

Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…

1 month ago