Categories: Diaspora

Romi & Felicia Ditangkap Polisi Karena Tinggalkan Putrinya Sendirian di Rumah

Pasangan Romi Aziz dan Felicia Michilene ditahan kepolisian Roswell, GA, karena meninggalkan putrinya yang berusia 2 tahun sendirian di rumah. Televisi WSB-TV2 mengabarkan Selasa 15 Januari 2019, kedua orang tua asal Indonesia itu nonton film dan meninggalkan putrinya di atas ayunan.

Hal itu baru diketahui setelah ibunda Felicia curiga ada yang tidak beres di rumah anaknya, dan mengunjungi rumah putrinya. Benar juga. Di dalam rumah sepi itu, ia menemukan cucunya sendirian di atas ayunan. Melihat itu, ia pun membawa cucunya pulang ke rumah.

Setelah pulang nonton, Romi dan Felicia baru menyadari putrinya hilang. Setelah menelepon ibunda Felicia, mereka baru tahu bahwa putrinya dibawa ibu mertuanya, dan melaporkannya ke polisi. ”Mereka mengaku ibunya mengambil cucunya, tanpa izin,” tutur Lisa Holland, petugas polisi yang menangani kasus ini.

Tapi setelah diusut, ketahuan bahwa mereka sengaja meninggalkan putrinya sendirian di rumah dan nonton berdua. ”Dia yang mendesak kami tinggalkan putri kami di rumah,” tutur Felicia kepada polisi. ”Saya nggak tahu. Dia ngajak saya nonton film,” sambung Felicia kepada polisi. Polisi pun mencokok pasangan Romi dan Felicia dengan tuduhan menelantarkan anak kecil.

Mereka pun dibebaskan dengan uang jaminan, menunggu pengusutan lebih lanjut. Untuk sementara, putrinya dipelihara neneknya, sambil menunggu pengusutan oleh Layanan Keluarga dan Anak AS. Lembaga inilah yang menangani kasus anak-anak yang ditelantarkan orang tua.

Dalam banyak kasus, anak-anak akan diambil alih hak asuhnya oleh lembaga itu, dan ditempatkan di sebuah keluarga lain yang bersedia menampung anak-anak terlantar. Di AS, berlaku larangan keras agar bocah balita tidak ditelantarkan atau ditinggal sendirian di rumah. Bahkan, bila ada bocah balita ditinggal sendirian di dalam mobil pun, polisi akan memborgol orang tuanya dan membawanya ke kantor polisi. Hati-hati!! (DP).

.

Recent Posts

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 weeks ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

3 weeks ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 weeks ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

1 month ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 month ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

1 month ago