Banyak Vlogger China Raih Jutaan Dolar dari Tayangan Langsung

China menjadi negara terdepan para vlogger yang rela mengorbankan jiwanya demi Live-Streaming. Maklum, tayangan langsung dengan mempertontonkan keberanian melakukan tingkah beresiko tinggi mengundang banyak penggemar dan mendatangkan banyak uang.

 

Simak saja Viya, vlogger berusia 32 tahun yang mengeruk dana $ 4,2 juta pada tahun 2017, karena menayangkan kehidupan sehari-harinya di Taobao, situs belanja online terbesar di China. Bahkan rata-rata seorang vlogger China mampu menangguk uang $ 2 juta pada tahun itu, karena membantu mempromosikan dan menjual dagangan dan mendapatkan komisi tinggi.

Yang populer menyiarkan tayangan langsung adalah MC Tianyou yang mengaku berhasil mendapatkan uang sebesar $ 11 juta dalam setahun. Padahal, Tianyou yang tadinya penjual kaki lima itu, kerjanya cuma ngobrol tentang kehidupan warga biasa, kadang nyanyi rap, bercerita tentang kehidupan sehari-hari dan kegiatan umum lainnya.

Tayangan langsung baru semarak di China pada tahun 2015 dan 2016. Pada saat puncaknya, lebih dari 700 tayangan langsung mengudara di dunia maya. Banyak di antara penayang adalah para bintang papan atas. Sebuah perusahaan konsultan riset di Deloitte memperkirakan penayangan langsung oleh warga China merupakan pasar raksasa yang mampu mencapai $ 4,4 miliar pada tahun 2018 lalu.

Bahkan banyak yang berani menempuh resiko tinggi sampai mempertaruhkan nyawa. Seperti terlihat di tayangan video di atas. Seorang lelaki berani minum alkohol selama tiga bulan nonstop dengan bayaran $ 74 per hari. Lelaki itu ahirnya tewas karena dehidrasi dan malnutrisi. Ada pula lelai lain yang berani menghadapi tantangan terjun dari atas jembatan dan tewas karena kepalanya menghantam pinggiran jembatan. (DP).

.

Recent Posts

AS Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Imigran dari 75 Negara

Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…

2 days ago

Ribuan Pencari Suaka di New York Terancam Dideportasi Tanpa Sidang

Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…

4 days ago

Kuliner yang Paling Dirindukan Para Diaspora

Indonesia terkenal sebagai surga kuliner. Mau apa saja, tinggal jalan sedikit sudah tersedia yang kita…

4 weeks ago

Warga AAPI Khawatir terhadap Iklim Politik Amerika Serikat

Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…

1 month ago

AAPI Adults Voice Growing Concern Over U.S. Political Climate

Cost of living, inflation, and immigration: buzzwords that encapsulate the main topic of news outlets.…

1 month ago

Tarik-Ulur Penetapan Status Bencana Nasional

Sabtu, 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 916 orang meninggal dunia,…

1 month ago