Main-main FaceApp Bagaikan Menyerahkan Data Pribadi ke Tangan Rusia

Main-main mengubah wajah jadi tua dengan aplikasi ”FaceApp” memang mengasyikkan. Anda bisa melihat wajah anda saat berusia 70-an atau usia senja. Bahkan mereka yang sudah berusia lanjut bisa memasang wajahnya saat muda lewat aplikasi ajaib yang kini banyak beredar di jaringan media sosial.

 

Padahal, hanya sedikit yang menyadari: Begitu anda menggunakan aplikasi itu, maka ”Anda menyetorkan data pribadi anda ke tangan Rusia,” tulis laman popularmechanics.com.

Sebab, aplikasi ‘FaceApp’ yang mulai populer sejak tahun 2017 – saat diunduh pertama kali hingga 80 juta kali –  adalah produksi Wireless Lab. Perusahaan yang bermarkas di St. Petersburg, Rusia itu dipimpin Yaroslav Goncharov, mantan karyawan Yandex. Perusahaan ini terbukti berperan besar merekayasa atau mengubah opini pemilih AS pada saat Pemilu Presiden 2016 lalu, yang memenangkan Donald Trump.

”Besar kemungkinan aplikasi seperti ini memang sengaja dibuat untuk menjaring informasi tentang anda,” ujar Marc Boudria, Wakil Presiden Teknologi di Hypergiant. Menurut Marc, pengguna FaceApp tanpa sadar mengunggah wajahnya lalu mengutak-atiknya hingga terlihat tua. Secara otomatis nama, data pribadi serta data lainnya bisa digunakan Wireless Lab untuk menciptakan kembali wajah pengunggah FaceApp tadi. Tentu saja digunakan untuk menipu atau kepentingan lain, termasuk menjadikan anda mata-mata Rusia.

Dan yang lebih mencemaskan, wajah anda bisa digunakan untuk keperluan politik dan lainnya. ”Hal itu memberi Rusia menggunakan anda sebagai senjata untuk keperluan politik dunia dan ekonomi serta bisnis,” tutur Peter Singer, penulis LikeWar dan pengamat New America Senior Fellow.

Yang sial lagi, banyak pengunduh FaceApp biasanya tak membaca lagi persyaratan yang disodorkan aplikasi tersebut. Padahal di Paragraf 5 Ketentuan Pelayanan (Term of Service) disebutkan: ”FaceApp dan sub-lisensinya, diberi keleluasaan untuk memindahkan data-data anda. Tidak eksklusif, bebas royalti, dimodifikasi, diadaptasi, diterbitkan, diedarkan nama pengguna, termasuk konten dan seluruh format dan saluran media yang dikenal dan dikembangkan, tanpa harus memberi kompensasi apapun pada anda”.

Dan terakhir, sekali anda mengunggah wajah anda, maka untuk selamanya akan menjadi milik FaceApp. Dan anda tidak dapat menghapus atau memusnahkannya. (DP).

.

Recent Posts

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

3 days ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

2 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

3 weeks ago

Global Citizenship Indonesia (GCI) Sepi Peminat

Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…

1 month ago

ICE dan Kewenangannya: Bisa Tahan Warga AS?

Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…

2 months ago