Virus Corona Menyambut Datangnya Tahun Baru Tikus Logam

Pemerintah Beijing memberlakukan ‘Keadaan Darurat Satu’ atau kondisi paling gawat pada 30 provinsi, kawasan otonomi dan wilayah kota di seluruh China, Sabtu 25 Januari 2020. Bahkan Provinsi Sichuan mengeluarkan larangan bagi penduduk setempat untuk menggelar pesta atau kumpul-kumpul untuk merayakan hari Tahun Baru Imlek.

   

Tak cuma itu. Seluruh rumah makan dilarang melayani pesta perayaan Tahun Tikus Logam, hari itu. Para tamu yang sudah memesan tempat diminta untuk dibatalkan. Sementara itu pemerintah Provinsi Hubei – tempat asal muasal Virus Corona – menutup 72 stasiun kereta api untuk jangka waktu yang tak ditentukan.

Sementara itu, Taman hiburan Disneyland di Kota Shanghai ditutup dan menghentikan kegiatannya pada Hari Imlek itu.

Presiden China Xi Jinping menggelar pertemuan darurat bersama para menteri kabinetnya untuk membicarakan penyebaran virus corona yang mematikan itu. Presiden Xi memperingatkan ”Situasi yang mematikan dalam pertemuan tersebut,” bunyi laporan televisi setempat. ”Virus ini semakin cepat menyebar,” tambah laporan tersebut.

Polit biro Partai Komunis China dikabarkan telah membentuk kelompok kerja untuk menangani virus corona itu.

Laporan televisi itu juga menyebutkan, dua rumah sakit baru akan dibangun untuk menanggulangi virus mematikan itu. Satu di antaranya akan selesai dibangun dalam jangka 10 hari, sedangkan lainnya dalam dua pekan ke depan. Sementara itu, para dokter dan perawat yang selama ini telah bertugas menangani pasien di beberapa rumah sakit di seluruh China, diberitakan harus mengenakan popok celana. Mereka tidak sempat buang hajat atau pipis, karena begitu sibuk menangani pasien yang makin bertambah setiap hari.

41 warga China tewas terjangkit virus corona yang mulanya berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei. 17 Kota di provinsi itu telah diisolasi dan dikenai kondisi keadaan darurat. Sampai hari ini, tercatat 1.280 kasus ditemukan di seluruh dunia. Kebanyakan tersebar di negara-negara Asia menyusul ke Eropa, Australia dan AS.

Sedikitnya tercatat 1000 warga AS yang berada di Kota Wuhan. Mereka telah dikontak pihak kedubes untuk diangkut pesawat khusus yang segera diterbangkan ke China untuk membawa mereka kembali ke tanah air. Para medis juga telah dipersiapkan membantu evakuasi warga AS tersebut. Harian Wall Street Journal mengabarkan satu pesawat hanya memiliki 234 tempat duduk dan belum ada indikasi kapan pesawat terbang itu akan segera tiba di Beijing, China.

Virus Corona atau coronavirus, adalah virus menular yang menyerang pernafasan dan menyebabkan penderita mengalami gangguan sesak nafas dan bronkhitis. Virus ini diketahui banyak berjangkit di kawasan desa atau kota yang penduduknya mengkonsumsi binatang liar seperti kelelawar atau ular dan lainnya. Virus yang semula diketahui hanya menular di antara hewan, kini menular di antara manusia. Penularan terjadi di udara terbuka dan kontak langsung dengan penderita, seperti jabat tangan bersentuhan.

Karena itu hindari mengkonsumsi binatang liar seperti kelelawar atau ular, dan sering-sering mencuci tangan dan menggunakan sabun atau obat anti-kuman lainnya. Jangan menyentuh mata, bibir atau hidung anda, sebelum tangan dicuci bersih. (DP).

.

Recent Posts

Generasi DACA dan Siklus Ketidakpastian Setiap Dua Tahun

Bagi ratusan ribu imigran muda yang dikenal sebagai Dreamers, Amerika selama bertahun-tahun terasa seperti rumah,…

20 hours ago

News Reimagined: The Creator Journalism Summit

Washington D.C. - On Monday, May 4th at the National Press Club, journalists, reporters, and…

6 days ago

AAPI Heritage Month Gala

On Friday, May 8th, at Xfinity Live! Casino & Hotel, business leaders, community members, and…

6 days ago

1PHL Startup Summit: Philly’s up and coming tech startups network

On Wednesday, May 6th, at Ballers Philadelphia, a social sports club in Fishtown, tech entrepreneurs…

6 days ago

Nonton World Cup di Philly? Pulangnya Gratis Naik SEPTA

Ketika banyak kota tuan rumah FIFA World Cup 2026 mulai menaikkan tarif transportasi umum demi…

1 week ago

Mengenang James F. Sundah, Sang Penulis “Lilin-Lilin Kecil” yang Menyalakan Harapan Generasi

Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok pentingnya. Kabar wafatnya James F. Sundah pada…

2 weeks ago