Facebook Hibahkan Dana Lewat Journalism Project ke Indonesian Lantern

Portal berita Indonesianlantern.com dinyatakan sebagai salah satu penerima hibah Facebook bersama 144 organisasi media lain di AS.

Lewat sebuah program bernama the ”Facebook Journalism Project relief fund for local news”, kami menjadi salah satu penerima hibah yang nilainya mulai $ 25 ribu (setara Rp 375 juta) hingga $ 100 ribu atau sekitar Rp 1,5 miliar.

 

Dan itu tidak mudah. Indonesianlantern.com harus melewati seleksi ketat 2 ribu pelamar yang dilakukan sejumlah organisasi media massa terkenal. Di antaranya Local Media Association; The Lenfest Institute for Journalism, juga Online News Publishers, Local Media Consortium serta National Association Broadcasters.

Di antara peraih hibah dari negara bagian Pennsylvania, lokasi kantor pusat indonesianlantern.com, tercatat harian Mexico Al-dia News Media dan Philadelphia Inquirer. Dua harian terbesar di Philadelphia berbahasa Spanyol dan Inggris masing-masing menerima hibah $ 99 ribu dan $ 150 ribu. Sementara Indonesianlantern.com memenangkan hibah sebesar $ 25 ribu bersama satu harian Philadelphia lainnya.

Meski jumlah itu belum bisa tergolong besar, namun dana hibah itu menjadi pendorong bagi kami yang sejak tahun 2012 bergulat dengan dana pribadi.

Seperti diketahui, indonesianlantern.com lahir dari sebuah warung kopi yang bising, di kawasan pusat Philadelphia. Kala itu, dua wartawan Indonesia merasa kurang sreg dengan penerbitan sejumlah majalah Indonesia di Amerika Serikat. ‘’Alangkah lebih baik bila ada majalah yang dikelola oleh wartawan Indonesia,’’ kata Indah Nuritasari, mantan wartawati Majalah Swa kepada rekannya Didi Prambadi. ‘’Media massa Indonesia yang beredar di AS dikelola oleh orang-orang yang bukan wartawan,’’ tegasnya lagi.

Obrolan singkat di cafe yang riuh dengan obrolan pengunjung itulah yang melahirkan Indonesian Lantern. Sebuah majalah versi cetak pun terbit sekali dalam dua bulan. Dibantu Anyen Lim, salah satu ahli Informasi Teknologi yang membantu mengelola masalah teknis, Didi Prambadi menyusun dan mendisain portal berita indonesianlantern.com.

Hingga kini indonesianlantern.com memiliki sekitar 300 ribu pembaca setiap harinya. Mayoritas pembaca dari Indonesia, disusul pembaca dari AS dan Eropa serta negara-negara lain.

Akhir kata, kami ucapkan terima kasih atas dukungan para pembaca indonesianlantern.com. Semoga portal berita kami menjadi sumber informasi warga Indonesia di tanah air dan seluruh dunia.

Lewat program bantuan dana yang dimulai bulan Maret lalu, Facebook menghibahkan dana bernilai total $ 25 juta. Bantuan dana yang harus dikelola selama tiga bulan itu, merupakan bagian dari suntikan dana $ 100 juta yang diinvestasikan ke bidang pemberitaan global. (DP)

.

Recent Posts

Tergiur Kerja di AS, Sejumlah WNI Diduga Tertipu Rp2,8 Miliar

Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…

4 days ago

Ribuan Tenaga AI India Terancam Diekstradisi?

Sekitar 500 ribu warga India berprofesi sebagai ahli komputer sedang resah. Semua ini gara-gara pernyataan…

1 week ago

Kasus Skema Ponzi Marganda: Theresia Jaya Masuk Tahanan ICE

Apakah pembaca masih ingat kasus skema Ponzi Francius Marganda yang melibatkan kakak beradik Theresia Jaya…

2 weeks ago

Perawat Asal Indonesia Ditangkap ICE Saat Hendak Berlibur ke Disneyland

Monica Ryadi telah tinggal di Amerika Serikat sejak berusia 9 tahun dan mendapat perlindungan Withholding…

2 weeks ago

Home Is Where the Heart Is

Ketika Diaspora Memilih Indonesia untuk Menjalani Masa Pensiun Keinginan untuk pulang biasanya datang perlahan. Mula-mula…

3 weeks ago

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

4 weeks ago