Harga Daging dan Bahan Makanan Naik Selama Pandemi COVID-19

Diam-diam harga bahan pokok dan makanan merambat naik, selama pandemi COVID-19. Gara-gara penyakit menular itu, warga AS lebih banyak berbelanja di pasar dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

 

Sejumlah televisi berita AS dan CNN mengabarkan, Rabu 5 Agustus 2020, ”Pandemik memberi dampak besar atas naiknya harga bahan pangan,” menurut data yang dihimpun Biro Analis Ekonomi, BEA. Badan resmi pemerintah AS ini, bahkan memantau pengeluaran konsumsi untuk membantu menghitung inflasi di AS.

Menurut BEA, sejak Februari hingga Juni, harga daging dan unggas naik hingga 11%, sedangkan harga daging sapi sangat tinggi mencapai 20%. Sementara daging babi melonjak 8,5%. Konsumen juga membayar lebih mahal untuk keperluan pangan lain. Dalam periode yang sama, harga telur ayam naik 10% dan kosumen mengeluarkan uang belanja lebih banyak 4% untuk membeli buah-buahan dan sereal.

Gara-gara pandemi COVID-19, menyebabkan kebutuhan belanja jutaan warga AS makin naik. Lebih-lebih karena mereka harus bekerja dan berada di rumah, otomatis kebutuhan makan pun meningkat. Meski tidak mengalami kekurangan makanan, namun gangguan atas pasokan makanan, menyebabkan ketakutan akan kehabisan bahan makan, sehingga banyak yang melakukan aksi borong lebih besar dari biasanya.

Dan yang terganggu tentu saja jaringan pasokan daging. Beberapa pabrik penghasil daging Tyson misalnya mengurangi, bahkan menutup pabriknya karena banyak karyawannya kejangkit virus COVID-19. Mereka belum beroperasi normal kembali. Noel White, CEO Tyson, produser daging mengungkapkan, ”Sejumlah pabrik daging masih belum memproduksi dagingnya secara maksimal,” kata Noel White.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS mengeluarkan peringatan bahwa angka penganggur akan bertambah 1,4 juta orang. Mereka akan mengirim permohonan tunjangan penganggur bernilai $ 600 per orang, yang sebetulnya telah berakhir bulan Juli lalu. (DP).

.

View Comments

  • If you’re looking for a reliable and exciting platform, Fairplay is the one! The Fairplay Login takes just seconds, and the Fairplay App runs effortlessly on mobile. My Fairplay ID opens up a world of games and sports action that’s always fair and fun. I genuinely appreciate the level of transparency and thrill that defines fair play. Explore it now: https://fairpplay.com/

Recent Posts

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

6 days ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

1 week ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

2 weeks ago

Global Citizenship Indonesia (GCI) Sepi Peminat

Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…

3 weeks ago

ICE dan Kewenangannya: Bisa Tahan Warga AS?

Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…

1 month ago

AS Hentikan Sementara Pemrosesan Visa Imigran dari 75 Negara

Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…

1 month ago