Steve Bannon Mantan Kepala Strategi Gedung Putih Ditangkap

Steve Bannon, mantan penasehat Gedung Putih AS ditangkap petugas Kejaksaan Negeri Manhattan, New York Kamis 20 Agustus atas tuduhan melakukan penilapan dana pembangunan pagar pembatas US-Mexico.

Majalah Fortune mengungkapkan, dalam kasus kriminal yang diumumkan kejaksaan setempat, tiga orang lain ikut ditahan. Termasuk Brian Kolfage, seorang veteran Angkatan Udara yang memprakarsai pembangunan pagar pembatas bernilai sekitar $ 25 juta.

Departemen Kehakiman AS mengungkapkan, Steve Bannon dan Brian Kolfage didakwa melakukan konspirasi pencucian uang melalui program ‘GoFundMe’. Bila terbukti, kedua tersangka dikenai ancaman hukuman 25 tahun penjara. ”Kasus ini memberi peringatan bagi siapa saja, bahwa hukum di atas siapa pun, tak peduli mantan strategis politik atau veteran perang,” ujar Philip R. Bartlett, Inspektur Jenderal Badan Inspeksi Pos AS.

Dalam surat dakwaan disebutkan GoFundMe, melihat kejanggalan Brian Kolfage tiba-tiba berencana mengirimkan dana terkumpul sebesar lebih dari $ 25 juta ke tangan Pemerintah AS yang diduga ke rekening Bannon. Sehingga GoFundMe pun menghentikan kampanye tersebut, dan akan dilanjutkan bila Kolfage bersedia menunjukkan sebuah organisasi nirlaba yang akan disumbang.

Sementara itu, para donatur kampanye pembangunan Pagar Pembatas mulai resah dan tidak percaya atas pemberian donasi yang dilakukan Kolfage. Ternyata benar juga. Veteran Angkatan Udara ini menghabiskan dana GoFundMe itu untuk keperluan diri pribadi. Mulai dari renovasi rumah, beli golf cart, kapal pesiar, melakukan operasi plastik dan membeli kendaraan SUV (Sport Utilities Vehicle). Uniknya, kapal pesiar bernama Warfighter yang dibelinya, ikut parade kampanye mendukung Presiden Trump. Foto-fotonya tersebar di Twitter.

Lain lagi yang dilakukan Steve Bannon. Mantan penasehat strategi Gedung Putih ini, mengatur pengumpulan dana ”We Build the Wall” untuk membayar organisasi nirlaba yang dikendalikannya. Bannon juga membuat formulir Pajak 1099 untuk membayar istri Kolfage yang disebutnya sebagai pekerja media serta karyawan media sosial.

Kamis kemarin, Steve Bannon menyatakan tidak bersalah sebelum digiring ke ruang tahanan. Demikian juga Brian Kolfage. Belum jelas apakah keduanya bisa berstatus tahanan luar dengan uang jaminan. (DP)

.

View Comments

  • I don't think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.

  • Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

4 days ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

6 days ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

2 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

2 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

3 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

3 weeks ago