Categories: Economy

Tersangka Penilap Bantuan Covid-19 Beli Mobil Porsche & Lamborghini

Tujuh orang tersangka di Texas dan Illinois ditangkap karena menilap $ 16 juta dari Dana Federal Penanggulangan Covid-19. Dana sekitar Rp 224 miliar itu mereka gunakan untuk hidup mewah, antara lain membeli mobil Porsche dan mobil sport Lamborhini.

Ketujuh tersangka itu mengirim sedikitnya 80 permohonan dana bantuan dari program bantuan Paycheck Protection Program atau PPP. Ini adalah program pemberian pinjaman bagi para pemilik usaha kelas kecil dan menengah AS, untuk membantu membayar gaji karyawannya di tengah pandemi.

Harian Huffington Post mengabarkan, setelah dana diterima, mereka menguangkan sebagian di antaranya dengan menuliskan cek kepada sejumlah karyawan yang ternyata palsu, dari sejumlah perusahaan palsu juga. Di antaranya, para kerabat dekat dan keluarga mereka sendiri. Dana bantuan itu dicairkan dari sebuah perusahaan pencairan check (check cashing) milik salah satu tersangka. ”Total check yang diuangkan sekitar $ 3 juta,” tutur seorang petugas yang ikut menangani kasus ini.

Mereka yang terlibat adalah Amir Aqeel, 52, and Pardeep Basra, 51, both of Houston, Texas; Rifat Bajwa, 51, of Richmond, Texas; Mayer Misak, 40, of Cypress, Texas; Mauricio Navia, 41, of Katy, Texas; and Richard Reuth, 57, of Spring, Texas. Amir Aqeel juga dikenai tuduhan melakukan pencucian uang.

Sementara itu di Minneapolis, seorang tersangka juga dituduh menilap dana $ 562 ribu lebih dari PPP, menggunakan permohonan dan perusahaan palsu. Sedangkan di Miami, Florida seorang pria dituduh menilap dana $ 3,9 juta dari pinjaman PPP, dan menggunakannya untuk membeli Lamborghini berharga $ 318 ribu. Lalu seorang tersangka lain juga melakukan hal sama dan berhasil menggarong $ 1,9 juta dari PPP untuk dibelikan sebuah mobil Mercedes dan truk.

Jaksa Penuntut Umum Brian C. Rabbit, meminta agar warga AS berhati-hati menggunakan dana bantuan federal. ”Kami akan mengejar mereka yang memanipulasi dana bantuan darurat untuk kepentingan mereka sendiri,” katanya. (DP)

.

View Comments

Recent Posts

Aturan Baru “Public Charge” Digugat Sejumlah Negara Bagian

Aturan baru dapat membuat penggunaan sejumlah bantuan pemerintah ikut dipertimbangkan dalam permohonan green card. Namun,…

3 days ago

Isu Visa Revoked

Beberapa waktu terakhir, beberapa teman menerima email dengan subjek “U.S. Visa Revocation Notice…” yang dikirim…

5 days ago

Philadelphia Rilis Laporan Tingkat Kematian Ibu Hamil, Overdosis Jadi Salah Satu Penyebab Utama

Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia (Philadelphia Department of Public Health/PDPH) merilis laporan terbaru mengenai tingkat kematian…

2 weeks ago

Benarkah Imigran Membebani Amerika? Di Balik Dalih Visa Trump dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan Donald Trump menggunakan ancaman “public charge” untuk menghentikan visa imigran dari 75 negara. Namun,…

2 weeks ago

Merdeka Tennis 2026, Adu Smash dan Keakraban Komunitas Indonesia di Philadelphia

Semangat kemerdekaan tak selalu dirayakan dengan upacara atau perlombaan tradisional. Di Philadelphia, komunitas tenis Indonesia…

2 weeks ago

Perjalanan Budaya Keramik Klampok yang Melegenda

Deretan showroom keramik di sepanjang jalan nasional Kecamatan Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalihkan pandangan…

3 weeks ago