Menyimak Diskusi Tiga Kartini Indonesia di San Francisco

Bisa dibayangkan betapa serunya bila tiga Kartini muda berdiskusi. Keasyikan itu bisa dirasakan dalam diskusi berjudul ‘’Perempuan Hebat Indonesia Bermartabat’’ yang menghadirkan tiga wanita muda Indonesia. Yakni: Moorisa Tjokro, Senior Software Engineer, Robotic Cruise LLC. Lalu, Veronika Andrews, Senior Project Manager  Boeing Commercial Airplane dan Ake Pangestuti, Ketua Alzheimer Indonesia, ALZI chapter San Francisco.

Dalam diskusi yang digelar Konsulat Jenderal RI di San Francisco itu, ketiga wanita hebat itu mengutarakan buah pikiran dan pandangannya dalam acara peringatan Hari Kartini tahun 2022. Seluruh acara diskusi itu bisa disimak dalam rekaman video di atas.

Perlu diketahui, Moorisa Tjokro yang pernah menjabat sebagai penguji peralatan autopilot software engineer di pabrik kendaraan elektronik Tesla. ‘’Tugasnya, meningkatkan keamanan kendaraan tanpa pengemudi,’’ kata Moorisa Tjokro dalam wawancara di DI’s Way. Kini, Moorisa bekerja sebagai Senior Software Engineer, Robotic Cruise LLC. Moorisa, lulusan George Tech, asal Malang, Jawa Timur itu, juga pernah bekerja di Perusahaan Pesawat Luar Angkasa NASA di New York, AS. 

Kartini Muda berikutnya adalah Veronika Andrews. Wanita Indonesia ini, menjabat sebagai Senior Project Manager di Boeing Commercial Airplanes. Veronika meraih gelar Master di bidang Business Administration, and Management General dari University of Phoenix.

Veronika Andrews

Veronika kini menjadi duta Boeing Indonesia dan Boeing Diversity Agent. Di samping itu Veronika juga menjadi Presiden Boeing Asian Professional Association, BAPA, dan sejumlah jabatan lainnya. Veronika juga berkolaborasi dengan Enterprise BAPA Board dan Executive Champions serta beberapa jabatan lain. 

Ake Pangestuti.

Dan Kartini berikutnya adalah Ake Pangestuti, Ketua Alzheimer Indonesia (ALZI) cabang San Francisco, AS, salah satu dari 24 chapter di seluruh dunia. ‘’Untuk saat ini ALZI bisa membantu menghubungkan keluarga dengan para ahli di Indonesia misalnya,’’ kata Ake Pangestuti kepada VOA.

Selamat dan salut atas prestasi para Kartini Muda Indonesia di Amerika Serikat. (DP)

.

View Comments

Recent Posts

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

2 weeks ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

3 weeks ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 months ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 months ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 months ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 months ago