Warga Indonesia di Philadelphia, AS sudah tidak asing lagi dengan nama Lukas Kusuma. Pendeta 49 tahun kelahiran Surabaya itu, sering terlibat berbagai kegiatan sosial. Bahkan setiap Kamis, puluhan warga AS antre panjang di depan Gereja Bethany Miracle yang terletak di jalan Broad Street, Philadelphia. ‘’Kami tidak membedakan agama, bangsa atau warna kulit. Semua harus dibantu,’’ katanya kepada Indonesianlantern.com
Kisah hidupnya yang penuh cobaan dialami sejak ia remaja. Keluarganya tidak harmonis, hingga perjuangannya mendirikan gereja Bethany Miracle Center, bisa disimak dalam wawancara video di atas. ‘’Kami sering berkunjung ke sejumlah pesantren di sana,’’ kata Lukas yang ibunya masih memiliki gereja di Jombang, Jawa Timur.
Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…
Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…
Pemerintah Amerika Serikat secara resmi mengumumkan penghentian sementara pemrosesan visa imigran untuk warga dari 75…
Lebih dari 10.000 pencari suaka di New York berisiko dideportasi pada tahun 2025 tanpa pernah…
Isu biaya hidup, inflasi, dan imigrasi kerap mendominasi pemberitaan media di Amerika Serikat. Di tengah…
View Comments
Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!