‘’Semua imigran asing yang tinggal di Amerika Serikat sepanjang tujuh tahun, berhak menjadi Penduduk Tetap yang Sah.’’ Tidak peduli apakah imigran itu memiliki paspor, surat resmi lainnya atau tidak.
Rancangan Undang-Undang itu diusulkan kembali oleh Senator Alex Padilla, ke Kongres akhir September 2022 lalu. Tujuannya, agar 5,4 juta imigran tanpa statu yang masuk ke AS sebelum tahun 2000, bisa mendapatkan Green Card atau Penduduk Tetap yang Sah. Mereka adalah sebagian dari imigran tanpa status yang berjumlah total 11 juta dan kini berdiam di AS.
Kenapa Senator Alex Padilla begitu ngotot agar imigran asing (termasuk imigran Indonesia yang izin tinggalnya kadaluarsa), bisa mendapatkan Green Card? Menurut situs fw.d.usa sekitar 6 juta imigran non-dokumen yang kini diam-diam bekerja di sejumlah perusahaan AS menyumbang kontribusi ke perekonomian AS sampai $ 83 miliar atau sekitar Rp 83 ribu triliun. Sedangkan pajak yang mereka bayarkan bisa mencapai Rp 418 triliun.
Dalam penjelasannya, Senator Alex Padilla dari Partai Demokrat tersebut menekankan bahwa Rancangan Undang-Undang itu sebenarnya sudah ada sejak tahun 1929. Dalam klausul bernama ‘Registry’ disebutkan para imigran non-legal yang masuk sebelum 1921 bisa mendapatkan Green Card dan statusnya menjadi Permanent Resident.
Sayang, Kongres mengubah jangka waktunya hingga empat kali, dan kini ditetapkan: Mereka yang masuk ke AS sebelum 1 Januari 1972 bisa menjadi Lawful Permanent Resident (LPR) atau pemegang Green Card. Kecuali mereka yang pernah melakukan tindak kriminal atau kejahatan berat.
Namun sayang, di tingkat Senat, kedua RUU hanya didukung dua senator, padahal di tingkat Kongres telah didukung 64 anggota Kongres. ‘’Para pendukung di Senat maupun Kongres setidaknya menjadi pengingat bahwa peraturan atau UU Imigrasi mampu menjadikan Green Card sebagai sarana bagi jutaan imigran tanpa status yang kini tinggal di AS,’’ tulis situs immigrationimpact.com. ‘’Green Card memberikan jutaan imigran asing, yang sudah lama menjadi tetangga, sanak saudara, famili, menjadi penduduk permanen,’’ sambung situs itu. (DP)
Ingin merasakan sensasi terbang di atas punggung naga seperti dalam film How to Train Your…
Panggil saja ia Kembang. Gadis belia asal Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu menyimpan…
Lebih dari 1.000 pernikahan diduga direkayasa dalam jaringan penipuan imigrasi lintas negara. Dari pesta pernikahan,…
Kegiatan Kereta kencana yang membawa turis berkeliling di Time Square Garden, New York akan berhenti…
Program undian Kartu Hijau atau Green Card dibuka kembali oleh Pemerintah AS. Mulai 29 Oktober 2026,…
Di tengah tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan layak di Indonesia, impian bekerja…
View Comments
Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks! binance
Gambling types include lotteries, sports betting, poker, roulette, blackjack, bingo, slots, dice games and scratch cards widely enjoyed globally online casino duitsland reflects shifting European regulations and player preferences in digital entertainment markets where chance meets strategy and luck daily
Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you. https://www.binance.com/futures/ref?code=QCGZMHR6