Film Indonesia ‘Living the Silent Dream’ Digelar di Festival Film Asia Philadelphia, 3 -13 November 2022. 

Sebuah film tentang perjuangan Diaspora Indonesia di Philadelphia, ditayangkan di acara Philadelphia Asian American Festival, PAAFF mulai 3 -13 November 2022. 

Film berjudul ‘’Living the Silent Dream’’ adalah produksi kerjasama tim Indonesian Lantern Media LLC – Indah Nuritasari, Didi Prambadi & Wiharta Lim – dengan Deddy Raksawardana, sebagai sutradara. Film berdurasi 26 menit ini adalah kisah nyata perjuangan hidup warga Indonesia yang tinggal di Philadelphia sejak awal tahun 2000.

Film ‘’Living the Silent Dream’’ terpilih sebagai salah satu dari 6 film kategori Short Program PAAFF,  dan bisa disaksikan secara daring mulai 3 November 2022. Bagi penonton yang berada di Pennsylvania, Delaware, dan New Jersey silakan klik tautan di bawah. Tiket sudah bisa dibeli sejak sekarang, dan film mulai ditayangkan mulai 3 November pukul 6.30 pm hingga 13 November pukul 11.59 pm.

Para penonton dapat menyaksikan film karya anak bangsa ini dengan membeli tiket yang harganya mulai $ 5.00 hingga $ 90.00. Bagi yang berminat silakan klik di tautan berikut ini. Setelah klik, silakan scroll down sampai di akhir halaman. Di sana ada tiga pilihan tiket: https://tickets.paaff.org/2022/programs/paaff-picks-2/

 

.

View Comments

  • I don't think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.

Recent Posts

Dari Saksi ke Tahanan: Kisah Lansia Indonesia di Philly

Di balik peristiwa penangkapan oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) di luar Philadelphia…

2 days ago

The Sandwich Generation in Exile: Antara Karier di Amerika dan Bakti di Indonesia

Opini: Akmal Nasery Basral* Bagi diaspora Indonesia di Amerika Serikat, ada satu suara yang paling ditakuti…

3 weeks ago

Power Up Philly: Philadelphia Perluas Akses Digital untuk Warga

Pada Sabtu, 28 Maret, City of Philadelphia menggelar Power Up Philly: Community Tech Expo, salah…

3 weeks ago

Lampion Merah di Museum Benteng Heritage

Oleh: Renville Almatsier Lampion merah bergantungan sepanjang gang sempit yang pendèk sekitar Museum Benteng Heritage…

2 months ago

Puasa, Dari Waktu Ke Waktu

Ramadan kali ini, di usiaku yang hampir 60 tahun, mengingatkanku akan perkembangan pemahamanku tentang makna…

2 months ago

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

2 months ago