Gilang Bogy asal Surakarta jadi Kreator Kaleng Coca Cola 2016

Goodnewsindonesia.org – Karya kreatif asal Indonesia kembali mendunia. Kali ini hasil desain dari seorang pemuda asal Surakarta menjadi desain resmi untuk kemasan khusus minuman bersoda Coca-Cola untuk perhelatan sepak bola megah tahun ini di Perancis, EURO 2016. Siapakah anak bangsa yang menempatkan Indonesia meramaikan ajang tingkat dunia itu?
Seperti dilansir oleh Coca-cola Jerman, pemuda itu adalah Gilang Bogy yang berhasil menampilkan keahliannya dalam menggambar 24 pemain Timnas Jerman satu persatu. Desain Gilang digunakan untuk kaleng Coca-cola edisi terbatas khusus EURO 2016 yang hanya beredar di Jerman.
Meski sukses membuat desain yang apik, Gilang Bogy mengaku mendapatkan tantangan yang berbeda-beda untuk setiap karakter wajah pemain yang digambarnya dengan teknik Wedha’s Pop Art Portrait (WPAP) itu.
“Hanya butuh waktu dua jam bagi saya untuk menyelesaikan sketsa wajah Lukas Podolski. Tetapi untuk Karim Bellarabi, pengerjaannya sampai dua hari penuh,” ungkap pemuda 22 tahun itu. Dalam prosesnya, pemuda yang masih aktif sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) itu harus memotong gambarnya dengan seksama sehingga dapat masuk dalam bingkai desain yang dia siapkan. Kemudian dirinya harus menggambar garis dan memberi segi-segi pada potret fotonya.
Desain WPAP ternyata memiliki makna sendiri bagi Timnas Jerman yang berangkat ke Perancis. Dikatakan bahwa desain yang dibuat Gilang memiliki garis yang lurus tanpa belokan sehingga kuat dan dinamis sehingga mewakili semangat Timnas Jerman.
Gilang yang mengaku juga menggemari tim Jerman mengungkapkan bahwa dirinya memiliki beberapa gambar favorit dari karyanya. “Saya suka pemain yang memiliki ekspresi tertentu, seperti Gundogan, Khedira, dan Schurrle. Khusus pada potret Schurrle saya sangat bangga karena angle fotonya sangat pas dan ekspresinya menunjukkan harapan besar bagi tim Jerman,” tambahnya.
IL

Recent Posts

Update Kasus Ponzi Diaspora Indonesia Senilai $24,5 Juta

Masih ingat kasus ponzi yang pelakunya diaspora dan WNI yang tinggal di New York? Kasus…

18 hours ago

Prabowo dan AS Capai Komitmen Investasi USD38,4 Miliar

Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat pada Februari 2026 menandai fase baru dalam…

2 weeks ago

Senior Centers di Indonesia

Menua Itu Soal Tempat, Bukan Sekadar Umur. “Menua bukan hanya proses biologis. Ia sangat dipengaruhi…

2 weeks ago

SAVE America Act dan Ancaman bagi Pemilih AAPI

Organisasi advokasi pemilih Asian and Pacific Islander American Vote (APIAVote) menyatakan keprihatinan atas lolosnya SAVE…

3 weeks ago

Global Citizenship Indonesia (GCI) Sepi Peminat

Banyak nada pesimis dan rasanya jauh panggang dari api! Bagaimana tidak, sejak Golden Visa Indonesia…

4 weeks ago

ICE dan Kewenangannya: Bisa Tahan Warga AS?

Immigration and Customs Enforcement (ICE) kembali menjadi sorotan publik. Lembaga federal yang selama bertahun-tahun dikenal…

1 month ago